Sejak Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mulai bekerja pada 1 Januari 2014, kritikan terhadap keberadaan lembaga tersebut sudah banyak terdengar. Protes cukup keras dilakukan oleh pihak-pihak yang keberatan dengan pungutan yang dilakukan OJK kepada bank dan lembaga keuangan non bank serta pasar modal, yang dinilai sangat memberatkan.

Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Gatot M. Suwondo mengeluhkan pungutan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia menuturkan, dengan adanya pungutan dari OJK tentu akan menambah beban biaya perseroan. Menurutnya, beban biaya itu dimungkinkan akan dibebankan kepada nasabah.

Read more