Pendidikan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . (Ist)

PEKALONGAN- Kabar gembira bagi para siswa-siswi setingkat SMA Negeri di Jawa Tengah kini dibebaskan dari iuran orang tua (IOT) maupun SPP. Kebijakan ini tercantum di edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah tentang Pembiayaan Penyelenggara Pendidikan.

Surat Edaran (SE) No 420/2020 tertanggal 2 Januari 2020 ini telah diedarkan ke sekolah-sekolah. Para siswa yang bisa menikmati fasilitas ini yakni siswa-siswi SMA Negeri, SMK, dan SLB.

"SMA, SLB, SMK yang negeri gratis dimulai tahun ini," ucap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di sela peresmian tiga Jembatan di Pekalongan-Pemalang, pada Selasa (7/1).

Bagi para siswa-siswi yang sudah terlanjur membayar maka uang itu bakal dikembalikan.

"Jadi ada beberapa siswa yang kemarin sudah membayar, nanti dikembalikan," katanya.

Ganjar pun meminta komitmen dari pihak sekolah maupun Komite Sekolah untuk menaati aturan ini. Dia berharap semua pihak bisa mendukung terealisasinya program ini.

"Kita tinggal meminta apa namanya kepala sekolah, dinas, komite sekolah, agar semuanya transparan," tambahnya.

Ganjar juga meminta para siswa maupun orang tua untuk ikut mengawasi berjalannya program ini. Dia pun mengundang keterlibatan para siswa sebagai agen antikorupsi.

"Saya mendorong siswa-siswanya menjadi agen anti korupsi, karena siswanya (ikut) mengawasi," harapnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sejumlah SMAN di Kabupaten Pekalongan telah melayangkan surat pemberitahuan terkait adanya sekolah gratis tersebut. Di SMAN Wiradesa pihak sekolah telah mengirimkan surat ke para orang tua atau wali terkait IOT atau SPP per Januari ditiadakan. (Prijo Wasono)

Add comment

Security code
Refresh