Pendidikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. (Ist)
JAKARTA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan bahwa belajar tatap muka disekolah sepenuhnya merupakan keputusan Pemerintah Daerah dan Komite Orang Tua Murid dan bukan berada di tangan Kemendikbud.
 
"Saya juga sempat jadi guru dadakan dan menyapa adik-adik yang masih harus PPJ. Disana berkali-kali saya tekankan, saat ini keputusan belajar tatap muka ada ditangan Pemda dan Komite Orang Tua, bukan di @kemendikbud.ri," tegas Nadiem dalam unggahannya di instagram @nadiemmakarim pada Rabu (17/2).
 
Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem saat berkunjung ke SMA Muhamadiyah di Sorong Papua.
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya, pernyataan yang sama juga disampaikan Nadiem dihadapan para guru dan siswa SMKN 3 Sorong. Ia mengaskan bahwa dirinya sangatlah ingin segera dimulai pembelajaran tatap muka.
 
"Bagi saya semua sekolah sudah bisa belajar tatap muka, asal ada persetujuan dari pemda, kepala sekolah dan komite sekolah," ucap Nadiem.
 
"Jadi tolong jangan tanya saya lagi, tanya bupatinya atau gubernurnya. Karena itu sudah keputusan pemda, komite sekolah dan kepala sekolah. Mohon anak-anaknya diberitahu bapak ibu guru, karena anak-anak terus nge Instagram saya kapan sekolah buka," tandasnya.
 
Meski demikian, masyarakat khususnya warganet terus bertanya kepada Menteri Nadiem terkait kapan bisa kembali belajar tatap muka disekolah meskioun telah mendapat penjelasan sebelumnya.
 
"Pak menteri kapan masuk sekolah lagi, anakku yang 4th/ paud udah nanyain terus, yang kelas 6 sd juga minta sekolah," papar @Mugiy_yuno.
 
Semoga bisa sekolah tatap muka lagi, anakku bilang sudah mulai lupa nama teman-temannya," tandas akun @thinklittlefeelmuch
 
"Benar-benar rindu belajar online pak," imbuh @Annanurahman.
 
"Kangen kelasku," ujar linda.permata12.
 
"Terimakasih pak menteri sudah berkunjung kesekolah kami," ungkap Najwa.
 
"Iya mas menteri, memang dilema ya. Tapi semoga pemda yang daerahnya sulit PJJ dan angka covidnya rendah, bisa segera memutuskan tatap muka ya.," tandas akun masmenteri.
 
"Buat yang nanya KAPAN PAK TATAP MUKA, Ya Allah baca captionlah kakak,...Tanya ke walikota/bupati/gubernur sudah boleh belum masuk sekolah" pungkas @ratmirara. (Calvin G. Eben-Haezer)
 
 

Add comment

Security code
Refresh