Berita Foto

BOGOR- Di desa-desa Indonesia kaum tani tetap setia menjadi penyanggah kebutuhan pangan seluruh masyarakat Indonesia, walaupun berbagai produk impor membanjiri pasar dalam negeri. Bapak dan ibu tani tetap bertahan walaupun para pemuda meninggalkan desa mencari kerja di kota. Ini potret kaum tani saat panen disawah di desa Suka Maju, Kecamatan Gadok, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/7) (Johana TH) 

BOGOR- Komandan Satgas (Dansatgas) Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E., abituren Akademi Militer 1998 memberikan pengarahan kepada 850 Prajurit TNI, terdiri dari 537 TNI AD, 231 TNI AL dan 82 TNI AU yang tergabung dalam Satgas Batalyon Infanteri Mekanis TNI Konga XXIII-J/Unifil misi perdamaian PBB di Lebanon, bertempat di Lapangan Apel PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (7/12/2015). Dansatgas Indobatt antara lain mengatakan bahwa, penugasan perdamaian merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang berbunyi, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Menurut rencana, Satgas Indobatt akan diberangkatkan ke daerah operasi di Lebanon dalam waktu dekat ini, untuk menggantikan Satgas Konga XXIII-I/Unifil. (Enrico N. Abdielli)

PAPUA- (Puspen TNI). Kodam XVII/Cenderawasih dengan ala Santa Claus membagikan 20 ribu paket hadiah Natal dan topi Santa Claus bagi masyarakat Papua, yang dilaksanakan di Wamena, Lanny Jaya, Tiom, Jayapura, Timika dan Puncak Jaya, Kamis (10/12/2015). (Enrico N. Abdielli)

JAKARTA- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Wakasal Laksdya TNI Widodo dan Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmaja bersilaturahmi dengan para mantan Panglima TNI, Kas Angkatan, Kasum TNI dan Wakil Kas Angkatan pada era 1998 s.d sekarang di Gedung Balai Kartini,  Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2015).

Acara tersebut dihadiri 65 orang mantan petinggi TNI terdiri dari 7 mantan Panglima TNI, 23 mantan Kepala Staf Angkatan, 11 mantan Kasum TNI  dan 24 mantan Wakil Kepala Staf Angkatan. Pertemuan silahturahmi ini untuk mendapatkan koreksi, saran dan masukan kepada TNI, sehingga apa yang selama ini dilakukan akan dapat dilanjutkan dalam rangka mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Enrico N. Abdielli)