Berita Foto

JAKARTA- Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko membuka Rapat Koordinasi Kerja Internasional TNI (Rakor Kersin) tahun 2015 di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/4/2015). Rakor Kersin yang mengangkat tema ‘’Kita Tingkatkan Kualitas Kerja Sama Militer Untuk Mendukung Tugas Pokok TNI Dalam Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia danASEAN Political And Security Community (APSC) 2015”diikuti oleh 199 peserta terdiri dari Mabes TNI 27 orang, TNI AD 5 orangTNI AL 5 orang, TNI AU 5 orang, calon Athan 27 orang, pemerhati 34 orang, luar struktur 5 orang, undangan 22 orang, dan panitia 38 orang. (Enrico N. Abdielli)

Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Pemilik dan Rumah Susun Indonesia (KAPPRI) melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur DKI Jakarta, dan Kantor Dinas perumahan DKI Jakarta, Selasa (10/3). Warga rumah rumah susun (rusun) menuntut Penegakan Undang-Undang Rusun No.20 Tahun 2011 dengan memberikan sanksi kepada developer karena melanggar undang-undang. KAPPRI juga menuntut penggantianseluruh pengurus Perhimpunan Penghuni dan Pemilik Satuan Rumah Susun (P3SRS) yang bukan dari kalangan pemilik dan penghuni rumah rusun.

Penghuni rusun juga menuntut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera menyelesaikan permasalahan antara KPPRI dengan pihak pengembang/developer karena di dalam Undang-undang Rusun dinyatakan jelas bahwa tugas dan kewajiban Pemda sebagai Dewan Pembina P3SRS. (Justiani Liem-Saurip Kadi)

JAKARTA-  Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Wakapolri Komjen Pol  Badrodin Haiti menyaksikan penyerahan tersangka warga sipil dan barang bukti berupa narkoba dan black dollar  dari penyidik Polisi Militer Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspomal)  Brigjen TNI (Mar) Gunung Heru kepada penyidik Polri Direktur Tindak Pidana  Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Kombes Pol Viktor Edison Simanjuntak di Markas Puspomal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jum’at (13/3).

Dalam rilis kepada Bergelora.com disjelaskan bahwa barang bukti berupa uang palsu sejumlah 6.900 dollar Amerika Serikat dalam pecahan 100 USD atau kurang lebih 9 milyar rupiah dan juga narkoba jenis sabu, alat suntikan, dan alat hisap sabu, selain melibatkan oknum TNI juga melibatkan oknum sipil sehingga harus di proses hukum di Kepolisian.

Serah terima barang bukti dan tersangka ini dihadiri oleh Wakasal Laksda TNI Widodo, Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan beberapa pejabat teras Mabesal. (Enrico N. Abdielli)

BANDUNG- Panglima TNI Jenderal Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara pada pembukaan Pendidikan Reguler (Dikreg) XLII Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI tahun 2015 di Aula Sesko TNI Jl. R.A.A. Martanegara No. 11 Bandung, Jawa Barat, Senin (16/3).  Pendidikan yang akan berlangsung selama 9 bulan ini diikuti oleh 150 orang Perwira Siswa (Pasis) terdiri  dari Perwira Menengah (Pamen) TNI dan Polri berpangkat Kolonel, 61 Pamen dari TNI AD, 40 Pamen TNI AL, 40 Pamen TNI AU dan 2 Pamen Polri serta 7 orang Pasis dari mancanegara masing-masing satu orang peserta dari Mali, Saudi Arabia, Korsel, Thailand, Singapura, Malaysia dan Australia.

Dalam rilis kepada Bergelora.com dijelaskan bahwa rangkaian kunjungan kerja ke wilayah Garnisun Tetap II/ Bandung-Cimahi Panglima TNI juga berkesempatan meresmikan “Wisma Bela Negara Siliwangi” yang berada di kawasan lapangan tembak  Gunung Bohong, Cimahi, Jawa Barat.  Sebelum meresmikan Wisma Bela Negara Siliwangi, Panglima TNI menyaksikan lomba tembak runduk senapan kaliber 7,62 mm jarak 600 M yang diikuti oleh 3 tim terdiri dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU dengan masing-masing tim beranggotakan 5 orang petembak.  Hadir dalam acara tersebut, Dankodiklat TNI AD, Pangdam III/Siliwangi, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI, para Asisten Kodam III/Siliwangi, Kapolres Cimahi serta Perwakilan Pejabat Pemkot Cimahi.(Ferry Agustian)