Ekonomi
Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi saat konsolidasi pembangunan pertanian melalui program Kartu Petani Berjaya untuk Mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya di BLPP Haji Mena, Bandar Lampung, Kamis, (3/10). (Ist)

BANDAR LAMPUNG- Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi meminta kabupaten/kota melakukan pemetaan komoditi unggul di daerah masing-masing. Dengan begitu, semua potensi pertanian, perkebunan, perternakan dan lainnya bisa dikelola maksimal.

"Saya meminta kepala dinas perkebunan, peternakan dan pertanian di 15 kabupaten/kota memetakan komoditas unggulnya," kata Arinal saat konsolidasi pembangunan pertanian melalui program Kartu Petani Berjaya untuk Mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya di BLPP Haji Mena, Bandar Lampung, Kamis, (3/10).

Ia mencontohkan misalnya perkebunan di Tulangbawang, koordinasi dengan Tulangbawang Barat dan Mesuji mengenai luas kebun karetnya. Kemudian berembuk menentukan dimana titik lokasi unit prosesingnya atau pengolaannya agar para petani juga bisa mudah mengantarkan hasil karetnya.

"Begitu juga di Lampung Timur, Metro dan Lampung Tengah. Misalnya jagung dan padinya bagus. Kemudian misalnya di Tanggamus ada manggis, pisang dan alpukat, maka kelolalah dengan baik," katanya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Arinal Djunaidi juga mengajak bersinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan para petani di seluruh Bumi Ruwai Jurai. Melalui semangat tulus untuk rakyat maka petani harus dicerdaskan. Bila petani cerdas, hasil buminya baik maka akan sejahtera. Kemudian potensi yang ada di Lampung bisa dipasarkan sampai Provinsi sekitar.

"Oleh karena itu semua ASN dan semua organisasi petani se Lampung terus melakukan kerja-kerja mendukung suksesnya pertanian di Lampung," katanya.

Arinal mengatakan sudah bertemu dengan Menteri BUMN dan Menteri Pertanian untuk membahas mengenai porensi yang ada di Lampung. Kemudian pihak PTPN VII juga sudah dipanggil melakukan pemetaan agar semua lahan bisa terserap dibidang pertanian sehingga bisa dekelola dan menguntungkan.

"Kopi, lada, pisang, kakau, tomat, alpukat dan jengkol harus unggul. Kita juga bisa kelola anggur dan bisa diekstrak untuk kita kirim ke Bali. Kemudian ada 11 komoditi yang strategis dibutuhkan oleh DKI Jakarta yang bisa kita penuhi. Perintah Presiden kebutuhan yang bisa di suplai maka segera lakukan. Mari kita rintis semua sektor yang ada di sini," katanya. (Sadirman)

Add comment

Security code
Refresh