Ekonomi
Project Manager KSO HK-Timas, Dody Dewanto. (Ist)
JAKARTA- Konsorsium PT. Hutama Karya dengan PT. Timas Suplindo [KSO HK-Timas] saat ini sedang melaksanakan pekerjaan pemasangan pipa Pertamina CB III mulai dari TBBM Lomanis-Cilacap hingga TBBM Tasikmalaya sepanjang 126,5 KM. Pipa CB III ini sebagai pengganti pipa CB I yang sudah beroperasi sejak 38 tahun yang lalu menyuplai kebutuhan BBM untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. 
 
“Hingga April 2020 progress pemasangan Pipa Pertamina CB III ini sudah mencapai kurang lebih 42,75 %, sedangkan target finishing atau commissioning adalah tahun 2021,” ujar Project Manager KSO HK-Timas Dody Dewanto didampingi oleh Deputy CM Indra dan Comdev Manager H. Supriyanto.
 
Proyek pipa Pertamina CB III ini dimulai sejak Desember 2018 ini menggunakan pipa baja berdiameter 20 inch, elevasi atau kedalaman bervariasi yakni 2 meter hingga 8 meter dengan metode Open Cut dan pengeboran HDD [Horizontal Directional Drilling]. 
 
Adapun kendala utama saat ini adalah jika terjadi hujan yang mengakibatkan tanah galian menjadi basah, sehingga agak menyulitkan proses pemasangan pipa CB III ini. 
 
Dalam kesempatan terpisah, HSSE Manager KSO HK-Timas Firdy Saputra menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa mengawal pelaksanaan pekerjaan pipa pertamina CB III dengan menerjunkan 2 koordinator HSSE wilayah Timur yaitu Agung Setyawan dan wilayah Barat Wahyudi. Hal ini dimaksudkan agar aspek keselamatan dan kesehatan kerja tetap terpelihara dengan baik. 
Tim kerja KSO HK-Timas. (Ist)
“Kami sebagai penanggungjawab aspek safety, selalu berusaha agar tingkat kecelakaan kerja bisa dihindari dengan pengawalan ketat team safety  di lapangan. Motto kami adalah nothing progress without safety, dan Alhamdulillah setelah pencapaian 1 juta jam kerja tak ada satu pun kecelakaan yang berarti atau Zero Accident. Hal ini berkat koordinasi dan kerjasama yang baik dengan semua divisi terutama divisi konstruksi di lapangan. Semoga kondisi ini tetap terjaga sampai akhir proyek’, ujar Firdy diiringi senyumannya yang khas.
 
Sementara itu, Manager Construction KSO HK-Timas Panca menjelaskan bahwa pemasangan pipa Pertamina CB III saat ini menerjunkan team konstruksi di dua wilayah yakni di wilayah Cilacap yang terdiri dari team Minto, team Siswoyo, team Edi Gondrong, team Kuswara, team Wendy. Sedangkan di wilayah Jawa Barat adalah team Yuliadi, team Habibi, team Alfian dan team Hermanto. 
 
“Kami sengaja membagi team konstruksi menjadi dua wilayah agar akselerasi atau percepatan progress bisa sesuai dengan target yang diharapkan”, kata Panca yang didampingi DCM Ichwanul, Bagyo dan John Pangaribuan. Kedua wilayah ini dibantu oleh team stringing Masykur, Octavianus Marpaung dan Sihombing. 
 
Seperti lazimnya sebuah proyek, maka divisi humas atau comdev [Communication & Development] memegang peranan sangat penting karena tugasnya selain membuka lahan bagi sterilnya pekerjaan team konstruksi dan team-team lainnya, juga bersinggungan langsung dengan masyarakat yang terkena imbas proyek dan perizinan dengan instansi terkait seperti dinas PU, KAI, Telkom, PDAM, PLN, dsb. 
A. Kamil Rosyadinata, Staff Comdev HK-Timas (Ist)
“Kami posisinya ibarat tukang babad alas menyediakan lahan-lahan yang betul-betul aman dan save ketika akan dikerjakan pemasangan pipa. Oleh karena itu, kami ber-jibaku menerjunkan team sebelum proyek ini dimulai hingga detik ini. Mula-mula kami berkoordinasi dengan unsur Muspida kabupaten cilacap, Ciamis, Banjar, kabupaten dan kota Tasikmalaya. Selanjutnya kami bergerilya melakukan sosialisasi formal dan informal di tingkat kecamatan, desa/kelurahan bahkan kadus dan rt-rw setempat. Alhamdulillah hingga saat ini belum menemukan kendala yang berarti. Wajar saja jika ada letupan dari warga dan ormas yang complain, namun kami hadapi dengan kepala dingin dan persuasive”, ucap Comdev Manager H. Supriyanto. 
 
Patut diketahui team solid Comdev terdiri dari Abas, Iyan Susanto, Kodri, Imam Subekti dan A Kamil Rosadinata. Dalam proyek CB III ini, KSO HK-Timas memiliki divisi lainnya seperti Divisi Keuangan [Suparman, Bambang dan Jumali, Sigit], Divisi QC [Husni Mahendra dkk], Divisi Engineering [bambang, Pram, Ali dan Ino], Divisi HRD & Facility  [Zaenal, Angga, Irfan dan Iki/Fiki], Divisi Project Control [Abdul Hair, Darmawan, Burlian, Rivo], Divisi Procurement [Dedy ZR dan Harpin Andaresta], Divisi Legal [Andri istanto, Tio], Divisi Reinstatement [Agus Barli, kartiko, dll], Divisi Transport [wawan sundawa dkk.], Divisi Bending [Ali, dkk.], Divisi Fabrikasi [Roni dkk], divisi Mekanik [Jasman, Reza. Kartiwa, dkk.] dan divisi lainnya yang sangat penting juga. Sedangkan pengawas Pertamina di proyek CB III ini adalah Teguh Khatulistiwa, Dedi dan Jonathan.
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, sesuai dengan instruksi managemen KSo-HK Timas menjelang Iedul Fitry kegiatan pekerjaan dilurkan mulai tanggal 21 hingga 26 Mei 2020. Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir-batin. Taqobbalallohu minna wa minkum. Sukses 7 Bravo HK-Timas. (Kamil Rosyadinata)

Add comment

Security code
Refresh