Ekonomi
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (8/6). (Ist)

BALIKPAPAN- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (8/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan pasokan listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) wilayah Kalimantan periode bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Setibanya di Balikpapan, Arcandra disambut oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi.

Masih di kawasan Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, Arcandra menerima laporan dari General Manager PT PLN (Persero) wilayah Kalimantan Timur Utara (Kaltimra) Rustamadji, terkait kesiapan menghadapi Idul Fitri. Diproyeksikan bahwa pada periode 10 Juni hingga 11 Juli 2017 kondisi sistem Mahakam berada pada status normal, baik pada siang maupun malam hari. Di mana cadangan operasi sistem Mahakam berkisar antara 150 hingga 250 MW.

"Secara keseluruhan, sistem di sini bebannya cukup. Yang perlu kita antisipasi adalah kemungkinan terjadinya gangguan alam yang menyerang transmisi," tutur Arcandra.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, usai menerima laporan dari PLN, Arcandra bertolak menuju Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero). General Manager Marketing Operation Region VI PT Pertamina melaporkan kesiapan Tim Satuan Tugas (Satgas) Idul Fitri 1438 Hijriah. Satgas sudah memprediksi adanya kenaikan konsumsi BBM selama periode Lebaran 2017. Konsumsi gasoline (Premium, Pertamax, dan Pertalite) dinilai akan mengalami kenaikan sebesar 7%, sedangkan konsumsi gasoil (Solar/Biosolar dan Pertamina Dex Series) akan mengalami penurunan sebesar 5% dibandingkan dengan konsumsi harian normal.

"Tadi kita sudah berdiskusi terutama menyangkut kesiapan apabila ada lonjakan kebutuhan. Menurut saya Pertamina sudah sangat siap. Sudah dilakukan beberapa simulasi terhadap skenario yang mungkin terjadi. Kita harap kalau memang ada dari skenario itu benar-benar terjadi, kita sudah siap," ujar Arcandra.

Arcandra pun berharap bahwa periode Idul Fitri tahun ini akan lebih baik daripada periode yang sama di tahun lalu dari segi kesiapan. "Kita harus antisipasi jika sekiranya ada lonjakan kebutuhan misalnya di H-5, H-3, hingga H+ berapa," lanjutnya.

PLN dan Pertamina pun, menurutnya harus bekerja sama dengan semua pihak. "Persiapan Lebaran ini juga domain dari Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan sebagainya. Kita sebisa mungkin bekerja sama untuk menyukseskan Lebaran yang akan datang. Kerja sama intinya," tegas Arcandra. (Sujatmiko)

Add comment


Security code
Refresh