Ekonomi
Masela (Ist)

JAKARTA - Pemerintah akan memprioritaskan perusahaan nasional menjadi pembeli gas produksi Blok Masela. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar seusai memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal Ikatan Alumni UPN Veteran Yogyakarta di Jakarta, Minggu (31/7).

"Nah nanti kita utamakan (pembeli) yang dalam negeri terlebih dahulu, ada ngga yang berminat," ujar Arcandra.

Lebih lanjut Arcandra mengungkapkan optimisme Pemerintah untuk segera mendapatkan pembeli gas Masela ini.

"Targetnya tiga bulan ke depan, sudah ada beberapa (calon pembeli)," ujarnya.

Menurut Arcandra, salah satu kendala yang dihadapi adalah harga gas.

"Salah satu kendalanya adalah harga gasnya. Ini sedang kita lihat bagaimana bagusnya harganya," tambahnya.

Selain siapa yang nanti akan menjadi off taker dari hasil produksi gas Masela, ujar Arcandra, memperpanjang hilirisasi adalah hal yang tidak kalah penting.

Produk gas diharapkan tidak hanya berakhir menjadi Liquefied Natural Gas (LNG). Arcandra mencontohkan beberapa produk turunan yang memungkinkan adalah produk petrochemical dan pupuk.

"Kita memperpanjang rantai gas ini tidak hanya sampai LNG. Tapi juga untuk petrochemical atau pupuk. Semakin panjang akan semakin bagus," ungkapnya.

"Selama gas itu terambil dalam rangka memperpanjang hilirisasi. Ini hilirisasi juga namanya, menjadikan gas menjadi ethanol atau mungkin nanti sampai ke polyethylene dan polypropylene," ujar Arcandra. (Calvin G. Eben-Haezer)

 

Comments   

0 #2 Roger 2017-09-18 06:56
Wow! Finally I got a blog from where I be able to in fact take
valuable information concerning my study and knowledge.


my web page - restaurant en livraison: http://restaurant-emporter89998.getblogs.net/538484/detailed-notes-on-delivery-food
Quote
0 #1 Shayna 2017-09-17 08:49
Really when someone doesn't be aware of then its up
to other viewers that they will help, so here it occurs.


Here is my homepage; broderie: http://marcopcqdq.total-blog.com/everything-about-embroidery-8743655
Quote

Add comment


Security code
Refresh