Ekonomi
Peternakan burung puyuh. (Ist)

TULANG BAWANG BARAT- Ekonomi kerakyatan adalah langkah konkret mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat, terutama bagi mereka yang berdiam diri di desa. Dalam era kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini banyak sekali kebijakan pemerintah pusat yang diperuntukkan untuk membangun ekonomi bagi penduduk di desa-desa.

Anwar, salah satu sosok pemuda kelahiran Tulangbawang Barat, mulai berinovasi untuk mengajak masyarakat di Tiga Kabupaten yakni, Tulangbawang, Tulangbawang Barat serta Mesuji lewat koperasi yang ia bentuk bersama kelompok-kelompok tani, dirinya. Mereka mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh melalui badan hukum koperasi.

Minggu lalu, di malam hari jelang perayaan Hari Inovasi Indonesia Kamis (1/11) seorang caleg dari partai Hanura bernomor urut dua daerah pemilihan Tulangbawang, Tulangbawang Barat dan Mesuji ini, menceritakan inovasinya tersebut kepada Bergelora.com.

Dalam waktu dekat dirinya, bertepatan dengan hari pahlawan 10 November 2018 akan mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh di Tulangbawang dan Mesuji.

“Tujuannya agar masyarakat diajarkan untuk berinovasi memanfaatkan peluang ekonomi kerakyataan menuju masyarakat bahagia dan sejahtera,” kata Anwar.

Selain pembentukan koperasi tersebut, ia juga akan mengajak para kepala desa agar melakukan inovasi lewat Training On Trainers (TOT) Bumdes Online, Bumdes Mart dan Bumdes Centre.

“Koperasi peternak burung puyuh yang akan digulirkan dan didirikan tersebut beranggotakan 25 orang dengan diberi bantuan sebanyak 5.000 ekor burung puyuh serta kandang dan pakan. Proses sampai produksi selama 40 hari kurang lebih akan menghasilkan telur sebanyak 4.000 butir dalan setiap harinya,” tambahnya.

Jadi setiap kelompok akan menghasilkan minimal 4.000 telur untuk 40 hari setelah  burung puyuh masuk masa produktif.

“Untuk penjualan telur kami akan mengajak bagi para pengusaha penampung telur puyuh bisa juga mereka langsung menjual di pasar-pasar tradisional dan warung sekitar, untuk saat ini harga perkilo berkisar Rp30-35 Ribu perkilo, dengan asumsi kami perkilo berkisar 100 butir telur,” terangnya.

Usia produktif Burung Puyuh sekitar 3 tahun, maka dalam kurun waktu maksimal tersebut, kelompok tani akan menjual dagingnya baik dalam keadaan hidup maupun sudah diolah menjadi penganan seperti Nugget.

Senada dengan hal tersebut Pengelola Tim Bumdes online, Bumdes Mart dan Bumdes Centre, Ahmad Muslimin, Kamis (1/11) mengatakan keberadaan koperasi aktif di seluruh indonesia tinggal 150.000 koperasi setelah 40.013 koperasi tidak aktif di bubarkan sejak Presiden RI Jokowi.

“Presiden mencanangkan program reformasi total koperasi sehingga ada reorientasi dari kuantitas menjadi kualitas, rehebilitasi berupa pembenahan data base, dan pengembangan kembali,” kata Ahmad Muslimin.

Ahmad menambahkan, 100 koperasi yang akan dibentuk oleh Anwar di tiga kabupaten tersebut bertujuan menjembatani lapangan kerja serta penciptaan etalase ekonomi dan politik yang berdaya saing.

“Bukan tidak mungkin pada saatnya nanti produksi telur puyuh dan dagingnya nanti menjadi kebutuhan pasar-pasar di mancanegara, sebab ini merupakan langkah konkret menuju ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya,” katanya. (Salimah)

Add comment

Security code
Refresh