Presiden berjalan bersama netizen usai mengikuti acara Promosi Asian Games 2018 “Jalan Terus Indonesia”, di halaman belakang gedung induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8). (Ist).

BOGOR- Terkait target prestasi pencapaian atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga dalam Asian Games XVIII Jakarta dan Palembang Tahun 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keinginan Indonesia untuk masuk 10 besar, karena pada perhelatan sebelumnya berada di ranking 17.

“Kita ini bangsa besar, jangan sampai 10 besar saja tidak masuk, taruh di mana muka kita semuanya,” kata Presiden Jokowi pada Promosi Asian Games 2018 “Jalan Terus Indonesia”, di halaman belakang gedung induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8) siang.

Sebelumnya Prsiden mengaku sempat berbisik-bisik kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi agar kalau bisa prestasi atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 itu bisa masuk 8 besar, bukan 10 besar.

Dorong Masyarakat Berolahraga Jalan Sehat

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyinggung pemberitaan yang menyebut bahwa masyarakat Indonesia malas untuk berjalan kaki agak jauh. Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang untuk berjalan dekat saja malas apalagi agak jauh.

“Mau ke mal parkir yang paling dekat dengan pintu biar jalannya dekat. Iya kan? Tadi mau ke sini mungkin parkirnya di depan pintu Istana Bogor. Semua mesti seperti itu, karena ingin jalan sependek mungkin,” ungkap Presiden seraya menyindir padahal di sisi lain semuanya ingin sehat.

Menurut Kepala Negara, kalau dirinya ke daerah banyak berjalan kaki, baik di desa, sawah, maupun tepi pantai. “Ya tapi memang ya jalan itu menyehatkan, jalan itu enak,” ujarnya.

Dulu, ungkap Kepala Negara, dirinya kalau jogging di waktu pagi habis Subuh. Namun, lanjut Kepala Negara, ada yang membisikkan dirinya agar  jangan monoton seperti itu. Ia disarankan untuk mencoba jalan kaki jam 12  atau 1 siang.

“Saya coba enak sekali, dari ujung atas sampai ujung bawah keringat keluar semuanya. Itu yang kita harapkan,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengingatkan, sudah ada trotoar dan tempat perbelanjaan yang bagus, maka jangan parkir di tempat yang biar jalannya hanya 1-2 meter. “Kapan kita akan sehat? Inilah yang akan terus kita gaungkan setelah Asian Games ini,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berfoto bersama pada Promosi Asian Games 2018 “Jalan Terus Indonesia”, di halaman belakang gedung induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8) . (Ist)

Promosikan Asian Games 2018

Dalam kesempatan itu juga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para netizen, atlet, dan artis Indonesia untuk terus mempromosikan Asian Games XVIII Tahun 2018 yang tinggal 14 hari lagi, sehingga event tersebut menjadi sebuah perhelatan besar bangsa ini.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa akan datang sebanyak 16.000 atlet dan official dari 45 negara. Ia menegaskan, ini bukan perhelatan kecil-kecilan, tapi perhelatan olahraga 45 negara yang harus diangkat terus agar agenda ini tidak kalah dengan Asian Games sebelumnya.

“Sehingga sekali lagi saya minta, negara minta, pemerintah minta, kita semuanya mengangkat, mempromosikan (Asian Games 2018),” kata Presiden Jokowi pada Promosi Asian Games 2018 “Jalan Terus Indonesia”, di halaman belakang gedung induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8) siang.

Menurut Presiden, segala persiapan telah dilaksanakan dengan sangat baik untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 itu. Karena itu, Presiden berharap nantinya penyelenggaraannya juga akan berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan setelah Asian Games ini masih ada satu event besar lagi yaitu Asian Paragames.

Sebelum menutup sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari para atlet, artis, selebritis, netizen, dan pegiat media sosial dalam menyukseskan Asian Games jnj. “Kita harapkan ini betul-betul kita promosikan terus Asian Games 2018 ini,” pungkasnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menpora Imam Nahrawi. (Roy Pangharapan)