Hukum
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid. (Ist)

JAKARTA- Polri diharap segera menindak lanjuti laporan-laporan masyarakat menyangkut penyebaran kebencian dan fitnah terhadap Presiden Joko Widodo yang dilakukan oleh Bahar Bin Smith yang sudah menyebar di media sosial. Hal ini ditegaskan oleh Ketum Cyber Indonesia Muannas Alaidid kepada Bergelora.com di Jakarta, Jumat (30/11).

“Polri harus segera memprosesnya karena alat bukti laporan cukup. Ini untuk meredam gejolak kemarahan banyak pihak. Video fitnahnya sudah viral dan bisa menimbulkan keributan yang tidak perlu,” ujarnya.

Menurutnya fitnah yang sengaja disebar Bahar Bin Smith sudah tentu bertujuan untuk memancing kemarahan yang luas, sehingga bisa menimbulkan konflik yang menggganggu keamanan menjelang pemilu 2019.

“Pernyataan yang beredar sarat kebencian dan memecah belah, maka tak ada pilihan pelakunya harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Sebelumnya Muannas Alaidid melaporkan Bahar Bin Smith ke Polda Metro Jaya di Jakarta, Selasa (28/11) atas viralnya ceramah Bahar Bin Smith di media sosial beberapa hari ini.

Dalam ceramah Bahar bin Smith yang menurutnya menghina dan merendahkan Presiden RI Joko Widodo dengan menyebut antara lain, ‘Kalo kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu’

Bagi Muannas Alaidid  ucapan Bahar mengerikan sekali ditujukan kepada seorang kepala negara.

"Ucapan Bahar mengerikan sekali kepada kepala negara. Kita harus lihat Pak Jokowi sebagai Presiden, Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Jangan hanya pada pribadi.  Ini bukan kritik atau ceramah yang beradab, jika mau protes silahkan tapi yah jangan melecehkan seperti itu. Tidak pantas juga orang yang disebut habib dan ulama berkata kasar penuh kebencian seperti itu," Kata Muannas Alaidid.

Pernyataan lainnya dalam ceramah itu yang dianggap penuh kebencian dan mengadu domba antar etnis dipastikan tanpa didukung data akurat yang berbahaya kalau terus dibiarkan seperti ini.

"Yang dilakukan Bahar Bin Smith sudah melampaui batas. Banyak orang gelisah. Tercermin di media sosial yang meningginkan agar aparat keamanan segera bertindak," Kata Muannas Alaidid yang juga Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Muannas yakin masyarakat mendukung penuh aparat kepolisian segera bertindak terhadap kriminalitas yang dilakukan oleh Bahar Bin Smith yang mengaku-ngaku seorang pemimpin agama dan seorang habib.

"Polisi harus berani proses hukum. Jangan gentar. Saya yakin masyarakat tidak mendukung praktek-praktek kebencian model begini termasuk pendukung Pak prabowo juga saya yakin tidak membenarkan caci maki dan sumpah serapah seperti itu," ujarnya.

Bahar Bin Smith dilaporkan sesuai LP No : TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus Tertanggal 28 November 2018 sesuai pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45 A ayat 2 UU RI No.19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo. Pasal 16 UU RI No. 40 Th. 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Ernis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.

Transkrip Provokasi dan Kebencian Bahar Smith terhadap Presiden Jokowi dan Kepada Etnis Tertentu. Berdurasi 60 detik. Perhatikan detik ke 00.07 - 00.15 nya...

00.00 - 00.06

PENGHIANAT BANGSA, PENGHIANAT NEGARA, PENGHIANAT RAKYAT KAMU JOKOWI

00.07 - 00.15

KAMU KALAU KETEMU JOKOWI, KALAU KETEMU JOKOWI, KAMU BUKA CELANANYA ITU, JANGAN-JANGAN HAID JOKOWI ITU, KAYAKNYA BANCI ITU.

00.16 - 00.23

KALAU ADA KAMU DI SINI YANG KEMARIN PILIH DIA, TANGGUNG JAWAB DUNIA AKHIRAT KAMU, TUKANG MEUBEL KAMU PILIH JADI PRESIDEN BEGITU JADINYA TUH.

00.24 - 00.60

KAMU BERJANJI DULU SEBELUM JADI,SAYA BERJANJI MEMAKMURKAN RAKYAT, MENSEJAHTERAKAN RAKYAT. SAYA JANJI MEMAKMURKAN, MENSEJAHTERAKAN RAKYAT.SETELAH JADI, RAKYAT MANA YANG MAKMUR, RAKYAT MANA YANG SEJAHTERA?

SAYA TANYA KAMU SUDAH MAKMUR ? ( AUDIENCE: BELUM )

KAMU SUDAH SEJAHTERA? ( AUDIENCE : BELUM )

YANG MAKMUR BUKAN RAKYAT, YANG SEJAHTERA BUKAN RAKYAT. YANG MAKMUR CINA, YANG MAKMUR PERUSAHAAN-PERUSAHAAN ASING, YANG MAKMUR ORANG-ORANG KAFIR, YANG MAKMUR PERUSAHAAN-PERUSAHAAN BARAT. KITA PRIBUMI INDONESIA, KITA PRIBUMI INDONESIA MENJADI BUDAK DI NEGERI KITA SENDIRI, MENJADI BUDAK DI NEGERI KITA... KELAPARAN... (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh