Hukum
Muhammad Fahri, pengancam Presiden Jokowi yang akhirnya dibekuk Polisi. (Ist)

JAKARTA- Pria beserban hijau yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo akhirnya diamankan pihak kepolisian. Pria yang juga mengancam akan menghabisi nyawa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto itu diketahui ditangkap di kediaman keluarganya di Palu, Sulawesi Tengah pada Sabtu (1/6) pekan lalu.

Kabar ini dikonfirmasi oleh Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana pada Senin (10/6). Sapta juga menegaskan bahwa pelaku yang ditangkap bukanlah Teuku Yazhid seperti yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

"Iya betul (pelaku) sudah kami tangkap," ujar Sapta, dilansir dari laman DetikNews pada Senin (10/6). "(Pelaku bernama) Muhammad Fahri sesuai KTP-nya."

Sapta menyebut Fahri telah mengakui dirinya sebagai sosok yang ada dalam video viral yang mengancam akan membunuh Jokowi itu. Keluarganya juga turut mengakui perbuatan Fahri.

"Kalau ini sudah diakui," jelas Sapta. "Dan keluarganya juga sudah mengakui dan pelaku juga mengakui."

Penangkapan Fahri merupakan penangkapan kedua yang dilakukan oleh polisi terkait dengan kasus ini. Pasalnya polisi pernah mengamankan sosok bernama Teuku Yazhid karena diduga mirip dengan pria beserban hijau dalam video itu.

Yazhid pun telah melalui proses penyidikan oleh kepolisian. Bahkan video saat Yazhid diinterogasi dan diminta berkata-kata seperti di dalam video juga sudah tersebar luas. Namun akhirnya polisi melepaskan Yazhid karena diyakini bukan sosok pelaku yang dicari. Ia juga sempat merilis video klarifikasi melalui akun Instagram-nya @teukuyazhid.

"Saya Teuku Yazhid Ali Wismaha hari ini mengonfirmasikan dan memberikan klarifikasi bahwa terkait berita-berita dan isu-isu yang telah viral di media sosial mengenai adanya dugaan pengancaman kepada Presiden Republik Indonesia maupun kepada Menteri Polhukam oleh seseorang yang selama ini beredar di media sosial bukanlah diri saya," katanya pada Sabtu (25/5).

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya seorang pria beserban hijau dengan lantang menyuarakan ancamannya untuk membunuh Jokowi dan Wiranto melalui sebuah video. Video yang diduga direkam saat aksi 22 Mei itu lantas menjadi viral di media sosial.

"Hei, Jokowi, ketemu kau sama saya, saya bunuh kau," tuturnya. "Jokowi dan antek-anteknya Wiranto, jahanam kau, pengkhianat kau." (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh