Hukum
Penceramah, Habib Jafar Shodiq yang beredar di Youtube. (Ist)

JAKARTA- Seorang pendakwah bernama Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas dikabarkan telah dijemput Bareskrim Polri pada Kamis dinihari (5/12/2019) lantaran diduga menghina Wakil Presiden Maruf Amin saat berceramah. Habib Jafar dijemput polisi di kediamannya di Jalan Tipar Tengah, Mekar Sari, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/12) sekitar pukul 00.37 WIB.

Kabar penangkapan tersebut diungkapkan oleh Ketua RT setempat yang bernama Witutu. Menurut Witutu, polisi mendatangi dirinya dan menanyakan salah seorang warga bernama Jafar. Selanjutnya, ia menemani polisi mendatangi kediaman yang dimaksud.

"Kebetulan kan rumahnya depan rumah saya sebagai RT, saya antar ke rumah beliau, kebetulan beliau tidak ada di rumah," ucap Witutu saat dihubungi wartawan, Kamis (5/12).

Tak berselang lama, Jafar pulang ke rumahnya. Saat itu Witutu langsung memanggil Jafar dan mengajak Jafar ke rumahnya bertemu polisi yang sudah menunggu.

"Sekitar jam 12-an Pak Jafarnya datang dan saya ajak ke rumah. Jadi setelah itu dikasih tunjuk surat-suratnnya, sprin tugasnya dan dibawa ke Mabes," jelas Witutu.

Witutu menambahkan, polisi membawa Jafar ke Mabes Polri bersama seorang lainnya yang belum dikenal.

"Cuma ada dia dan satu orang enggak tahu (identitasnya), ponakan atau saudaranya kesananya," katanya.

Sebuah video ceramah Jafar Shodiq Alattas viral di media sosial lantaran ceramah tersebut diduga menghina Wapres Maruf Amin. Dalam ceramahnya disebut ada perkataan yang menyinggung RI dua itu.

Dalam video yang beredar luas, Habib Jafar meyinggung Maruf Amin saat menjelaskan soal babi. Awalnya ia bicara zaman Nabi Musa. Di zaman itu, Alloh menjadikan orang yang belajar ilmu hanya untuk kepentingan duniawi menjadi seekor babi.

Ia kemudian menyinggung soal ustadz-ustadz bayaran hingga menyinggung Maruf Amin.

"Kalau zaman sekarang andai kata ada ustadz-ustadz bayaran, ada ustadz-ustadz target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi. Berarti ustadz-ustadz bayaran apa? (balas jamaah: babi). Apa? (babi). Apa? (babi). Saya tanya Maruf Amin babi bukan? Babi bukan?" seru Habib Jafar disambut kata babi oleh jamaah.

Laporan Polisi

Kepada Bergelora.com dilaporkan, penceramah Habib Jafar Shodiq dilaporkan ke Bareskrim Polri. Laporan itu disampaikan oleh Rabithah Babad Nusantara dari Kesultanan Banten, Kamis (5/12) dan teregistrasi dengan nomor LP/B/1021/XII/2019/Bareskrim.

Pengacara pelapor, Agus Setiawan mengatakan pihaknya mendapat kiriman video ceramah Habib Jafar Shodiq yang dinilai menghina Kiai Ma’ruf.

"Setelah kita nonton luar biasa menghina betul sama putra Banten terbaik. Kemudian berkoordinasi dan sepertinya ini sudah sangat keterlaluan maka harus dilaporkan ke polisi,” kata Agus Setiawan, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

Agus menilai sudah banyak masyarakat Banten yang merasa sakit hati dengan hinaan tersebut. Meskipun Ma’ruf Amin sendiri sudah memaafkan Habib Jafar Shodiq.

"Semua pak gubernur juga sakit hatinya, hatinya bupati, walikota, kiai se-Banten dan semua. Kita minta kepada aparat kepolisian untuk bahwa karena korban atas yang dilakukan saudara Shodiq maka tentu harus ada tindakan hukum," katanya. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh