Hukum
Pelaku Bom Panci di Bandung, AW (21 tahun) (Ist)

BANDUNG – Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, bahwa terduga pelaku bom panci yang saat ini sudah ditangkap Polres Bandung berecana akan melakukan teror disejumlah lokasi di Bandung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. Namun, tanpa disangka dan sengaja bom tersebut meledak sebelum waktunya.

“Terduga merencanakan meledakkan bom panci yang berisi paku pada hari Jumat tanggal 16 Juli 2017 di Kafe Bali, Jalan Braga,” ujar Martinus melalui Sabtu (8/7) malam.

Dalam aksinya, pelaku berencana akan berangkat ke lokasi dengan menumpang angkot dengan bom rakitan yang dimasukkan ke dalam ransel. Ia juga memegang alat pemicu dengan penghubung benang yang dibentangkan.

“Apabila benang tersebut tersandung kaki, bom tersebut akan meledak,” kata Martinus.

Selain itu diketahui juga bahwa bom rakitan tersebut juga rencananya akan diledakkan disejumlah lokasi seperti di rumah makan Celengan di Astana Anyar dan gereja di Buah Batu.

Belajar Dari Internet

Polisi mengamankan salah seorang terduga pelaku perakit bom panci yang meledak di salah satu rumah di Kampung Kubang Bereum No 35 RT 007 RW 011, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, pada Sabtu (8/7) sore.

“Pelaku yang diamankan berinisial AW (21),” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Dikatakan Kombes Pol Yusri, Polisi saat ini tengah memeriksa AW terkait dalam jaringan apa dia terlibat.

“Untuk secara jelasnya belum bisa kita pastikan, berhubung saat ini masih kita dalami jaringan pelaku yang kita amankan di lokasi kejadian,” katanya.

Selain itu, Kombes Pol Yusri juga membenarkan terkait kabar yang beredar bahwa pelaku AW merakit bom panci belajar melalui internet.

“Pemeriksaan awal, pelaku mengaku bisa merakit bom panci melalui internet,” ungkapnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, terduga pelaku pemilik bom panci berinisial AW (22) penyewa kamar kontrakan di Kampung Kubang Bereum RT 7 RW 11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung ditangkap Polres Bandung.

Ledakan tersebut diketahui pertama kali oleh saksi berinisial R yang saat itu berada di sekitar lokasi ledakan. Ia mendengar adanya suara ledakan disertai api di TKP. Kemudian, saksi menghubungi petugas Polrestabes Bandung. 

Dari lokasi rumah kontrakan AW, polisi menyita satu panci berisi paku dan serpihan bom yang meledak. Saat ini AW masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung. (Halomoan Aritonang)

 

Tempat Hiburan, Restoran & Gereja Jadi Rencana Sasaran Bom Panci

BANDUNG – Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, bahwa terduga pelaku bom panci yang saat ini sudah ditangkap Polres Bandung berecana akan melakukan teror disejumlah lokasi di Bandung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul. Namun, tanpa disangka dan sengaja bom tersebut meledak sebelum waktunya.

“Terduga merencanakan meledakkan bom panci yang berisi paku pada hari Jumat tanggal 16 Juli 2017 di Kafe Bali, Jalan Braga,” ujar Martinus melalui Sabtu (8/7) malam.

Dalam aksinya, pelaku berencana akan berangkat ke lokasi dengan menumpang angkot dengan bom rakitan yang dimasukkan ke dalam ransel. Ia juga memegang alat pemicu dengan penghubung benang yang dibentangkan.

“Apabila benang tersebut tersandung kaki, bom tersebut akan meledak,” kata Martinus.

Selain itu diketahui juga bahwa bom rakitan tersebut juga rencananya akan diledakkan disejumlah lokasi seperti di rumah makan Celengan di Astana Anyar dan gereja di Buah Batu.

Belajar Dari Internet

Polisi mengamankan salah seorang terduga pelaku perakit bom panci yang meledak di salah satu rumah di Kampung Kubang Bereum No 35 RT 007 RW 011, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, pada Sabtu (8/7) sore.

“Pelaku yang diamankan berinisial AW (21),” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Dikatakan Kombes Pol Yusri, Polisi saat ini tengah memeriksa AW terkait dalam jaringan apa dia terlibat.

“Untuk secara jelasnya belum bisa kita pastikan, berhubung saat ini masih kita dalami jaringan pelaku yang kita amankan di lokasi kejadian,” katanya.

Selain itu, Kombes Pol Yusri juga membenarkan terkait kabar yang beredar bahwa pelaku AW merakit bom panci belajar melalui internet.

“Pemeriksaan awal, pelaku mengaku bisa merakit bom panci melalui internet,” ungkapnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, terduga pelaku pemilik bom panci berinisial AW (22) penyewa kamar kontrakan di Kampung Kubang Bereum RT 7 RW 11 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung ditangkap Polres Bandung.

Ledakan tersebut diketahui pertama kali oleh saksi berinisial R yang saat itu berada di sekitar lokasi ledakan. Ia mendengar adanya suara ledakan disertai api di TKP. Kemudian, saksi menghubungi petugas Polrestabes Bandung. (Halomoan Aritonang)

Dari lokasi rumah kontrakan AW, polisi menyita satu panci berisi paku dan serpihan bom yang meledak. Saat ini AW masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung.

Add comment

Security code
Refresh