Hukum
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Andry Wibowo saat menggelar konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (10/7). (Ist)

JAKARTA – Satuan Res Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 101, 5 Kg yang dikirim dari Aceh melalui kantor pos untuk diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, ratusan kilo gram ganja yang berhasil disita tersebut merupakan hasil pengembangan atas laporan dari pegawai salah satu kantor pos di Jakarta Timur kepada pihak kepolisian tentang mengenai adanya paket dari Aceh yang diduga berisi ganja.

Mendapati laporan tersebut, pihak Kepolisian dengan sigap menindaklanjutinya dengan melakukan pengamatan selama dua hari terhadap paket yang dikemas pelaku ke dalam kotak-kotak peti dan dikemas seperti bungkusan pasir.

Selanjutnya ketika paket tersebut hendak akan diambil oleh seorang pelaku, berinisial P (45), dan saat dimasukkan ke dalam mobil pengiriman PT Pos, petugas langsung menyergap pelaku dan menggeledah isi paket-paket tersebut.

“Saat digeledah di dalamnya terdapat lima buah paket peti yang dibungkus karung goni dan styrofoam masing-masing peti berisi 24 bungkus daun ganja 1kering,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Andry Wibowo saat menggelar pres release di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (10/7).

Rencananya kata Kapolres, paket-paket ganja tersebut akan dikirim pelaku ke beberapa wilayah di Jakarta, salah satunya ke Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedangkan kurir berinisal P yang mengaku dibayar Rp 10 juta untuk mengambil barang tersebut menyebutkan dirinya baru kali ini melakukan hal tersebut.

Selain Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja, Polsek Polsek Matraman, Jakarta Timur, juga berhasil mengungkap dan menangkap dua tersangka pemilik delapan paket ganja seberat 350 gram pada hari Minggu (09-07-2017) dini hari yakni berinisial RH (36) dan JN (46).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka P, RH dan JN diamankan polisi dan ketiganya terancam dikenakan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara. (Web Warouw)

 

Sinting! Kg Ganja Asal Aceh yang Dikirim Melalui Kantor Pos

JAKARTA – Satuan Res Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja seberat 101, 5 Kg yang dikirim dari Aceh melalui kantor pos untuk diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, ratusan kilo gram ganja yang berhasil disita tersebut merupakan hasil pengembangan atas laporan dari pegawai salah satu kantor pos di Jakarta Timur kepada pihak kepolisian tentang mengenai adanya paket dari Aceh yang diduga berisi ganja.

Mendapati laporan tersebut, pihak Kepolisian dengan sigap menindaklanjutinya dengan melakukan pengamatan selama dua hari terhadap paket yang dikemas pelaku ke dalam kotak-kotak peti dan dikemas seperti bungkusan pasir.

Selanjutnya ketika paket tersebut hendak akan diambil oleh seorang pelaku, berinisial P (45), dan saat dimasukkan ke dalam mobil pengiriman PT Pos, petugas langsung menyergap pelaku dan menggeledah isi paket-paket tersebut.

“Saat digeledah di dalamnya terdapat lima buah paket peti yang dibungkus karung goni dan styrofoam masing-masing peti berisi 24 bungkus daun ganja 1kering,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Andry Wibowo saat menggelar pres release di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (10/7).

Rencananya kata Kapolres, paket-paket ganja tersebut akan dikirim pelaku ke beberapa wilayah di Jakarta, salah satunya ke Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedangkan kurir berinisal P yang mengaku dibayar Rp 10 juta untuk mengambil barang tersebut menyebutkan dirinya baru kali ini melakukan hal tersebut.

Selain Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja, Polsek Polsek Matraman, Jakarta Timur, juga berhasil mengungkap dan menangkap dua tersangka pemilik delapan paket ganja seberat 350 gram pada hari Minggu (09-07-2017) dini hari yakni berinisial RH (36) dan JN (46).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka P, RH dan JN diamankan polisi dan ketiganya terancam dikenakan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh