Hukum
Model majalah pria dewasa Widuri Agesty (Ist)

JAKARTA- Model majalah pria dewasa Widuri Agesty, melaporkan sejumlah pihak yang telah memasukkan dan menyebarkan foto dirinya ke dalam daftar yang disebut-sebut sebagai ‘Katalog Alexis’ ke Polda Metro Jaya.

“Saya sebagai kuasa hukum Widuri melaporkan sebuah akun yang menyebarluaskan apa yang kita sebut saat ini sebagai ‘Katalog Alexis’, yang di mana dicantumkan beberapa foto widuri yang seakan-akan Widuri itu pekerja Alexis,” ujar kuasa hukum Widuri, Krisna Murti, di Polda Metro Jaya, Selasa (7/11).

Krisna mengatakan, pelaporan itu dilakukan pihaknya dengan acuan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU-ITE), yang saat ini tengah diproses pihak kepolisian dengan menelusuri beberapa akun yang menyebarkanluaskan file PDF katalog tersebut melalui media sosial Instagram.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, ketika ditanya kepada Widuri kapan dia pertama kali mengetahui bahwa fotonya dimasukkan ke dalam katalog tersebut, mantan kekasih Jupiter Fortissimo itu mengaku tahu dari sejumlah teman yang menanyakan hal itu kepadanya.

“Saya pertama kali tahu dari teman-teman. Itu saya syok banget. Aduh ini ada apa ini, ada Alexis segala macam lah pokoknya. Terus saya juga dapat info dari beberapa rekan,” kata Widuri.

Meski demikian, Widuri yakin jika katalog itu merupakan karangan pihak-pihak tertentu, yang tidak ada sangkut pautnya dengan pihak Alexis.

“Kalau untuk Alexis sendiri tidak mengeluarkan katalog itu. Cuma mungkin dari pekerjanya atau apanya gitu lah yang menyebarluaskan ini,” ujar Widuri. (Web Warouw)

 

Penerapan Kompor Listrik untuk Mewujudkan Kemandirian Energi

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengungkapkan rencana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) untuk memperkenalkan kompor listrik. "Kalau ini jalan, mungkin nanti PLN akan memperkenalkan adanya kompor induksi, kompor listrik," ungkapnya pada acara Pembukaan Perdagangan Saham Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Ikatan Alumni Universitas Airlangga di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/11).

Inovasi kompor listrik tersebut dapat mengurangi impor gas yang selama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilo gram. "Banyak rumah tangga yang menggunakan tabung LPG 3kg, selalu nanya LPG-nya naik tidak harganya. Jadi ini besar sekali LPG itu dari konsumsi 6,5-6,7 juta ton setahun. Itu 4,5 juta ton impor karena gas kita itu lean gas, gas kering, yang komponen C3, C4, dan C5 kecil sekali, tipis sekali, jadi tidak bisa dibikin untuk LPG," jelasnya.

Upaya transformasi dari LPG menjadi kompor listrik ini juga bertujuan untuk menghemat biaya, Jonan menyebutkan penghematan tersebut cukup signifikan. "Kita berusaha untuk ganti menjadi listrik. Kalau ganti menjadi listrik itu kira-kira biayanya hanya 50-60% dari kalau kita menggunakan tabung LPG 3kg. Nanti kita akan dorong," ujarnya.

Kompor listrik ini juga merupakan suatu upaya untuk mewujudkan kemandirian energi, sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional (KEN). "Ini sesuai Kebijakan Energi Nasional itu adanya kemandirian energi karena listriknya dihasilkan dari batubara, dari gas dalam negeri, dari air, angin, dan sebagainya. Jadi ini mohon juga didukung," tutur Jonan.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, kompor induksi adalah kompor listrik yang di tengahnya terdapat piringan pengantar panas. Berdasarkan penelusuran di situs jual beli online, harga kompor listrik, konsumsi listrik dan jenis kompor listrik ini cukup bervariasi, mulai dari sekitar Rp.200.000 dengan konsumsi listrik 300 Watt hingga harga di atas satu juta rupiah tergantung dari merk, fitur/aksesoris dan juga kapasitas.

Selain menyampaikan rencana penerapan kompor listrik, Jonan juga menjelaskan program-program prioritas Pemerintah di sektor ESDM, antara lain Program Kelistrikan 35.000 MW, listrik perdesaan untuk peningkatan rasio elektrifikasi, BBM Satu Harga, jaringan gas kota, konverter kit untuk nelayan, serta pembangunan pembangkit listrik mulut tambang. (Enrico N. Abdielli)

Add comment


Security code
Refresh