Hukum
Ilustrasi kekerasan pada anak (Ist)

WAY KANAN- Suparmin (31) seorang pelaku, warga Kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, bukan melindungi sebagai pengganti sosok orang tua atau ayah tiri korban malah tega berbuat asusila terhadap seorang anak yang berusia sembilan tahun, bernama Bunga di rumahnya, Rabu (15/11).

 

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi S.Ik mengatakan, melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara  setelah korban didampingi orang tuanya yakni ibu kandung bernama Rumilah melapor ke Polsek Blambangan Umpu atas perbuatan sang pelaku pada hari senin 13 nopember 2017 kemarin.

Akhirnya anggota Bhabinkamtibmas dibantu unit patroli dan reskrim Polsek Blambangan Umpu berhasil mengamankan pelaku dihari yang sama sekira pukul 20.00 wib.

“Kini pelaku berikut barang bukti pakai dalam korban diamankan ke unit PPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Way Kanan,” ujarnya.

Kasat Rekrim  mengatakan, peristiwa itu terjadi pada saat hari kamis 10 nopember 2017 anak pelapor yang bernama bunga menangis, lalu ibunya bertanya kepada anaknya ” mengapa menangis ” lalu ia pun menceritakan agar bisa melewati kejadian yang telah dialami selama ini. 

Kepada Bergelora.com dilaporkan, awalnya korban takut menyampaikan karena ada ancaman oleh Suparmin,  kejadian tersebut terjadi  sebanyak dua kali sekira pukul  08.00 wib didalam kamar orangtua korban, saat ibunya pergi bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan kondisi rumah saat itu sepi, dengan leluasa pelaku melancarkan niat bejatnya terhadap korban.

 

“Untuk mempertangungjawabkan perbutaannya pelaku dijerat Pasal 82 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.” pungkas Kasatreskrim (Abd. Gani)

Add comment


Security code
Refresh