Hukum
Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga (Ist)

BANDAR LAMPUNG- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung berkomitmen melakukan pemberantasan narkoba hingga akar, dengan mencegah pengirimannya masuk ke Lampung dan ini semua tentunya membutuhkan peran serta pemerintah daerah untuk melakukan pemberantasan.

 

Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga menyatakan dalam pemberantasan narkoba membutuhkan peran serta masyarakat dan juga pemerintah setempat.

"Dengan turut sertanya peran pemerintah daerah, tentunya daerah itu harus dipimpin oleh kepala daerah yang bersih narkoba," katanya.

Jika satu daerah dipimpin oleh pecandu narkoba, bagaimana ingin tegas memerangai peredaran narkoba. Oleh sebab itu dalam test kesehatan yang dilakukan, KPU Lampung harus benar-benar dilakukan dengan baik.

Jangan sampai ada pecandu narkoba yang lolos dari test kesehatan dan tentunya KPU berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan itu.

BNN Provinsi Lampung tetap melakukan pengawasan terhadap empat calon kepala daerah dan wakilnya, meskipun sudah melakukan test urine.

"Pengawasan terhadap calon kepala daerah tetap kita lakukan, jika salah satu dari calon kepala daerah pengguna narkoba akan kita tangkap," katanya tegas.

Pihaknya melakukan ini agar Provinsi Lampung dipimpin oleh kepala daerah yang bersih narkoba, serta dalam pemberantasan narkoba sangat penting peran dari pemerintahnya untuk menekan camat dan lurah dalam pengawasan peredarannya dilingkunganya.

BNN sudah tegas dalam menekan peredarannya, salah satunya dengan tewasnya satu pengedar narkoba awal bulan pertama tahun 2018.

Oleh sebab itu, untuk kedepan pihaknya membutuhkan dukungan pemerintah untuk pembenahan insfrastruktur pemberantasan narkoba.

"Disetiap pintu masuk transportasi umum seperti di stasiun dan terminal harus dilengkapi x-ray," kata dia.

Selain itu, dirinya telah mengingatkan kepada seluruh personil untuk tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi, untuk menjaga integritas satuan.

 

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Jenderal kelahiran Sumatera Utara yang dikenal dengan ketegasannya ini pernah memimpin BNN Sulawesi Tengah dan juga Polresta Medan berlatar belakang reskrim yang dikenal tidak kompromi dengan segala macam bentuk penyalahgunaan narkoba.

BNN Lampung: Calon Kepala Daerah Harus Bersih Narkoba

BANDAR LAMPUNG- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung berkomitmen melakukan pemberantasan narkoba hingga akar, dengan mencegah pengirimannya masuk ke Lampung dan ini semua tentunya membutuhkan peran serta pemerintah daerah untuk melakukan pemberantasan.

Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga menyatakan dalam pemberantasan narkoba membutuhkan peran serta masyarakat dan juga pemerintah setempat.

"Dengan turut sertanya peran pemerintah daerah, tentunya daerah itu harus dipimpin oleh kepala daerah yang bersih narkoba," katanya.

Jika satu daerah dipimpin oleh pecandu narkoba, bagaimana ingin tegas memerangai peredaran narkoba. Oleh sebab itu dalam test kesehatan yang dilakukan, KPU Lampung harus benar-benar dilakukan dengan baik.

Jangan sampai ada pecandu narkoba yang lolos dari test kesehatan dan tentunya KPU berkewajiban untuk melakukan pemeriksaan itu.

BNN Provinsi Lampung tetap melakukan pengawasan terhadap empat calon kepala daerah dan wakilnya, meskipun sudah melakukan test urine.

"Pengawasan terhadap calon kepala daerah tetap kita lakukan, jika salah satu dari calon kepala daerah pengguna narkoba akan kita tangkap," katanya tegas.

Pihaknya melakukan ini agar Provinsi Lampung dipimpin oleh kepala daerah yang bersih narkoba, serta dalam pemberantasan narkoba sangat penting peran dari pemerintahnya untuk menekan camat dan lurah dalam pengawasan peredarannya dilingkunganya.

BNN sudah tegas dalam menekan peredarannya, salah satunya dengan tewasnya satu pengedar narkoba awal bulan pertama tahun 2018.

Oleh sebab itu, untuk kedepan pihaknya membutuhkan dukungan pemerintah untuk pembenahan insfrastruktur pemberantasan narkoba.

"Disetiap pintu masuk transportasi umum seperti di stasiun dan terminal harus dilengkapi x-ray," kata dia.

Selain itu, dirinya telah mengingatkan kepada seluruh personil untuk tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas yang tinggi, untuk menjaga integritas satuan.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Jenderal kelahiran Sumatera Utara yang dikenal dengan ketegasannya ini pernah memimpin BNN Sulawesi Tengah dan juga Polresta Medan berlatar belakang reskrim yang dikenal tidak kompromi dengan segala macam bentuk penyalahgunaan narkoba.

Add comment

Security code
Refresh