Hukum
Angkot 37 jurusan Senen- Pulogadung Jakarta ini, setelah menyerempet sebuah mobil pribadi, STNK kendaraan dirampas orang, Senin (30/4) lalu. (Ist)

JAKARTA- Sial banget nasib sopior angkot 37 jurusan Senen- Pulogadung, Jakarta ini. Setelah menyerempet sebuah mobil pribadi, STNK kendaraan dirampas orang. Kejadiannya pada hari Senin, 30 April Lalu, Indra, sopir angkot 37 menabrak sebuah mobil Avanza warna hitam di dekat MOI kelapa Gading Jakarta Utara pukul 13.30 siang.

Siang itu memang sedang macet berat. Tanpa sengaja pengemudi angkot itu menabrak mobil pribadi mengakibatkan bolong sedikit di bumper mobil pribadi.

Sang sopir sudah minta maaf tapi pemengemudi mobil pribadi terus menekan dengan meminta ganti biaya sebesar Rp 1 juta lebih.

“Padahal kata penumpang angkot yang pernah mengalami hal yang sama di bengkel kena biaya paling sekitar Rp 400 ribu,” jelasnya.

STNK Angkot 37 jurusan Senen - Pulogadung Jakarta ini, setelah menyerempet sebuah mobil pribadi, STNK kendaraan dirampas orang, Senin (30/4) lalu. (Ist)

Sopir angkot mengajak ke bengkel dan akan menanggung semua biaya. Tapi pengemudi mobil pribadi itu marah-marah dan meminta STNK mobil angkot tersebut

“Karena dipaksa terus dan ditekan terpaksa STNK saya kasih,” ujarnya.

Kemudian mereka bersama-sama mencari bengkel terdekat. Setelah beberapa lama di depan Kompleks Kodamar, Sopir angkot diminta jalan duluan di depan mobil pribadi. Pada saat arah putar balik pertama mobil pribadi tiba-tiba langsung putar entah ke arah Sunter atau ke Tanjung Priok.

“Penumpang angkot kasih tahu mobil pribadi itu sudah tidak mengikuti kami lagi,” katan.

Akhirnya, sopir angkot segera memutuskan putar balik mencari mobil pribadi yang bernomor polisi B 1268 BZY itu tapi sudah tidak ketemu.

”Waduh saya sadar kalau STNK saya sudah dirampas dan hilang,” kata sopir angkot itu. (Vera)

Add comment

Security code
Refresh