Hukum
Pemeriksaan kesehatan siswa-siswa di GUnungn Sugih, Lampung Tengah yang menyayat tangan sendiri setelah mengkonsumsi minuman energi. (Ist)

GUNUNG SUGIH - Dinas Kesehatan Lampung Tengah memberikan sosialisasi terhadap bahaya kandungan zat minuman energi merk PF dan T di SMPN 1 Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu (3/10).

Sosialisasi dilakukan setelah adanya puluhan murid sekolah yang diduga melakukan penyayatan terhadap tubuhnya. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lampung Tengah dr Lidya Dewi dengan didampingi oleh Kabid SP2P Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Damayanti M.ses menyampaikan kepada pihak sekolah.

dr Lidya Dewi mengatakan bahwa minuman tersebut (PF dan T) merupakan minuman orang dewasa. "Sebenarnya diperuntukan bagi laki-laki dewasa yang pekerja kasar untuk stamina energi, bukan untuk diminum oleh anak anak, wanita dan ibu hamil. Karena mengandung zat Benzo," ungkapnya.

Minuman energi yang mendorong siswa-siswa menyayat tangannya sendiri. (Ist)

Pihak sekolah melalui tenaga pengajar sebelumnya sempat mencurigai adanya sayatan di tubuh anak didiknya. Guru pun langsung melaporkan kejadian kepada kepala sekolah dengan diteruskan ke Dinas Pendidikan Lampung Tengah dan Dinas Kesehatan Lampung Tengah.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, setelah dilakukan turun lapangan pihak Dinas Kesehatan Lampung Tengah dan Dinas Pendidikan Lampung Tengah  dari hasil koordinasi yang didapat, bahwa siswa-siswi tersebut melakukan penyayatan karena terobsesi dari tayangan video yang terdapat di Youtube kemudian dipraktikkan dan diperlihatkan serta diperkenalkan ke setiap rekan-rekannya. Penyayatan bukan serta merta dari minuman energi PF dan T. (Nugroho Siahaan)

Add comment

Security code
Refresh