Politik
Wibowo Arif, Ketua Umum Garda Jokowi Anti Hoax. (Ist)

JAKARTA– Andi Arief mulai mengarahkan isu SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan). Tujuannya adalah untuk menutupi rencana DAI Aceh untuk melaksanakan test baca Al-Qur’an yang menguji para calon presiden dan wakil presiden dalam pemilu 2019 ini. Hal ini ditegaskan oleh Wibowo Arif, Ketua Umum Garda Jokowi Anti Hoax kepada Bergelora.com di Jakarta, Minggu (6/1) menanggapi pernyataan Andi Arief terakhir.

“Rencana Andi Arief untuk mengrudug rumah dan melaporkan beberapa pendukung capres Jokowi sudah berbau SARA, karena sebagian besar yang dilaporkan yang dilaporkan adalah non muslim dan dan etnis tionghoa,” tegas Wibowo Arif.

Menurutnya, kubu capres Prabowo ketakutan dengan rencana test baca Al Qur’an di Aceh karena akan membuka hoax prabowo seorang muslim yang selama ini diyakini pendukung Prabowo.

“Natal kemarin kan ketahuan prabowo bikin pesta natal. Tahun lalu bahkan memimpin doa natal di altar gereja. Ini fakta-fakta yang sudah diketahui masyarakat. Ini juga yang coba ditutup Andi Arief,” paparnya.

Ia menjelaskan, cara Andi Arief mengembangkan teori Firehose of the Falsehood dengan mengembangkan hoax 7 kontainer surat suara yang baru saja meledak dengan tujuan mendowngrade KPU telah berlaku curang. Tehnik Firehose of the Falsehood adalah membangun ketakutan dengan kebohongan sehingga otak primitif agmidala pada manusia menjadi aktif. Sehingga dalam pilpres orang memilih tidak menggunakan kalkulasi rasional.

“Tapi hal ini justru menguntungkan Jokowi karena rakyat tidak percaya dengan hoax 7 kontainer tersebut. Gitu loh,” demikian budayawan muda ini menjelaskan.

Setelah itu karena gagal dan lebih menguntungkan Jokowi, Andi Arief mengembangkan serangan dengan rencana mengrudug dan melaporkan beberapa orang pendukung Jokowi yang mayoritas non muslim yaitu Arya Sinulingga, Hari Tanoe dan Hasto Kristianto.

“Ngabalin dan Guntur Romli hanya pelengkap saja dilaporkan. Diharapkan pernyataan Andi Arief akan menakutkan kaum minoritas,” ujarnya.

Diberbagai grup Whatsapp saat ini Andi Arief menurut Wibowo Arif,--telah mendapatkan dukungan penuh dan menjadi idola baru dari para pendukung Prabowo. Karena Andi Arief saat ini menjadi garda terdepan sebagai tim sukses Prabowo Subianto.

“Karena memang hanya Andi Arief yang saat ini yang mampu, berani dan berpengalaman dalam berpolitik dikubu Prabowo

Sementara itu menurut Wibowo Arif, di kubu Jokowi tidak ada orang yang seberani dan secerdas Andi Arief yang dalam berpolitik membela Jokowi.

“Sayangnya Andi Arief berada di kubu yang salah,” tegasnya. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh