Politik
Pengurus GMNI Solo, Arifin dan Ruwanda Saputro. (Ist)

AMBON- Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Surakarta yang lebih dikenal dengan GMNI Solo, dalam perhelatan Kongres GmnI XXI di Ambon mengajak seluruh DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia untuk mereposisi GMNI yaitu mengembalikan marwah gerakan pada tempat semula yaitu menjadi organisasi nasionalis

“Saat ini tantangan besar bangsa terutama mengenai radikalisme dan intoleransi merupakan tugas besar GMNI untuk membumikan Panca Sila di kampus dan di kampung, sebagaimana Bung Karno kata yang selalu terucap adalah Persatuan itu modal utama bangsa ini ujar Arifin,” Pengurus DPC GMNI Solo ini.

Ruwanda Saputro Ketua DPC GMNI Solo menambahkan organisasi GMNI sebagai organisasi pergerakan yang berangkat dari hati nurani, yaitu ketika rakyat dirugikan GMNI harus masuk dalam permasalahan tersebut.

“Karena sebenarnya rakyat tertindas oleh sistem bukan karena rakyat males dan tidak tahu administrasi serta tidak memiliki informasi dan akses dalam hal mengadvokasi dirinya sendiri,” ujarnya.

Sehingga GMNI menurutnya sebagai organisasi pergerakan harus mau terjun ke rakyat dan berposisi.

“GMNI mempunyai best practise dalam persoalan-persoalan advokasi rakyat baik dari generasi sebelum kami maupun saat generasi kami seperti persoalan penggusuran atau sengketa lahan, pencemaran lingkungan dan perburuhan,” ujarnya.

Caranya menurutnya adalah dengan berdiskusi dengan rakyat, belajar bersama dengan rakyat, mengkaji dan menulis persoalan bersama rakyat, publikasi persoalan tersebut  dengan media. dan melakukan advokasi.

“Bentuknya bisa audiensi, aksi massa maupun pengaduan ke pihak terkait seperti Ombudman, Komnasham. Juga pendampingan litigasi dipengadilan dengan menggandeng LBH,” ujar Ruwanda (Cahyo Gani)

Add comment

Security code
Refresh