Politik
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Prabowo. (Ist)
SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengkonfirmasikan, jumlah pasien suspect virus korona di wilayahnya bertambah. Sebelumnya diberitakan, dua orang terpapar virus tersebut dan dirawat di RS Muwardi Surakarta di mana satu di antaranya laki-laki berumur 59 tahun meninggal dunia.
 
Upadate untuk Minggu (15/3) ini, menurut Ganjar dikonfirmasi dua orang lagi setelah dilakukan hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan terkena virus korona. Dua orang tersebut adalah perempuan, satu dirawat di RSUD Tidar Magelang berumur 63 tahun dan satu orang dirawat di RSUP Kariadi Semarang berumur 36 tahun.
 
“Dari hasil tracking kami, yang dirawat di Semarang baru saja berpergian dari Bali. Sedangkan yang di Magelang pulang dari Malaysia,” kata Ganjar, Minggu (15/3) saat presconfrence di rumah dinas Gubernur Jateng Puri Gedeh Semarang.
 
Berkaitan dengan Pendidikan dan Kebudayaan, selain meliburkan siswa-siswi dari TK sampai Perguruan Tinggi, juga menunda pelaksanaan Ujian Nasional. 
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya Gubernur Ganjar hanya meliburkan siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional saja, tetapi dengan perkembangan terbaru ini maka semua pelajar dan mahasiswa belajar di rumah masing-masing selama 14 hari. (Andreas Nur)