Politik
Presiden AS, Donald Trump. (Ist)
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipindahkan ke kamar khusus di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland, selama beberapa hari ke depan, menurut juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany, Jumat (2/10)
 
Ia mengatakan pemindahan tersebut sebagai langkah antisipasi usai Trump dinyatakan positif COVID-19.
 
"Presiden Trump tetap bersemangat, memiliki gejala ringan dan bertugas sepanjang hari," kata McEnany melalui pernyataan.
 
"Atas rekomendasi ahli medis dan dokternya, Presiden akan bertugas dari kantor kepresidenan di Walter Reed selama beberapa hari ke depan," lanjutnya.
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, dokter mendesak langkah tersebut sehingga Trump dapat segera mendapat perawatan jika diperlukan, menurut pejabat Gedung Putih.
 
Sumber yang mengetahui kondisi itu mengatakan bahwa Trump mengalami demam ringan.
 
Respons WHO
 
Sebelumnya kepada Bergelora.com dilaporkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan istrinya, Melania positif Covid-19. Sejumlah pemimpin negara, memberi komentar soal ini.
 
"Harapan terbaik untuk Presiden @realDonaldTrump dan @FLOTUS untuk segera sembuh," tulisnya, dikutip Kamis Jumat (2/10/2020).
 
Trump positif menyusul hasil yang sama yang didapat ajudannya, Hope Hicks. Sebelumnya perempuan itu bersama Trump bepergian dengan Air Force One (pesawat kepresidenan) pada Selasa (29/9).
 
Saat itu, ia terbang ke Cleveland guna debat presiden pertama dengan Demokrat Joe Biden. Dia juga bersama Trump di helikopter Marine One, Rabu (30/9).
 
Pemerintah Inggris berharap Presiden Trump dan istri cepat pulih. Ini disampaikan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
 
"Doa terbaik untuk Presiden Trump dan First Lady. Berharap mereka bisa segera pulih dengan cepat dari corona," katanya di akun Twitter @BorisJohnson.
 
Perdana Menteri India Narendra Modi juga berharap hal sama ke Trump. Ia mendoakan Trump cepat sembuh. (Web Warouw)
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 
 

Add comment

Security code
Refresh