Politik
Ilustrasi pencurian lewat selular (Ist)

JAKARTA- Bergelora.com mendapatkan pesan dari Kasi Intelkam Polrestabes Semarang tentang pola penarikan dana oleh simpatisan dan anggota ISIS. Caranya dengan menggunakan telpon selular ISIS melakukan penyedotan data dan dana pemilik telpon selular.

“Berhati-hatilah ! Sudah banyak yang telah Menjadi korban dengan mendapat Panggilan Telepon dari Nomor, +37560260528, +37127913091, +37178565072, +56322553736, +37052529259, +255901130460,” demikian Kasi Intelkam Polrestabes Semarang AKBP Ventie Bernard Musak SIK lewat edaran pesan Whatsapps, Selasa (4/7)

Ia juga mewanti-wanti agar berhati-hati dengan panggilan telepon dari nomor yang Berkode  area:  +375, +371, dan +381.

“Begitu panggilan masuk dan jika kita angkat telepon tersebut maka anda akan dikenakan Cas Biaya $15 hingga $30. Kemudian dalam waktu 3 detik saja maka seluruh nomor kontak yang ada di HP Anda akan ter Copy oleh " sipemanggil misterius, tersebut. Jika di dalam HP Anda ada menyimpan data Kartu Kredit, Nomor Rekening Bank atau Dokumen Penting Anda lainnnya, maka data tersebut juga akan tercopy ke dia,” jelasnya.

Kode nomor ini berasal dari :

+375 kode Belarus Afghanistan,

+371 kode telp dari Lativa,

+381 kode telp dari Serbia,

+563  kode telp dari Valparaiso,

+370 kode telp dari Vilnius,

+255 kode telp dari Tanzania.

“Panggilan ini kemungkinan dari ISIS. JANGAN JAWAB atau JANGAN TELPON KEMBALI !!! Tolong FORWARD & SHARE kepada Saudara2 atau Teman2 Anda,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jangan mengikutir jika seseorang menyuruh untuk menelpon ke #09 atau #90.

“Ini adalah sindikat asing yang jahat yang menggunakan satu device dengan harapan sekali tekanan tombol saja dari anda maka jaringan mereka bisa masuk kedalam SIM Card Anda dan mereka bisa menggunakannya dengan tanggungan Biaya yang dibebankan kepada Anda. (Web Warow)

Add comment

Security code
Refresh