Politik
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Banten, Kamis (5/10) (Ist)

JAKARTA- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-72 adalah momentum untuk memperkuat soliditas, disiplin, dan tanggung jawab TNI sebagai alat pertahanan nasional yang bertugas menjaga kedaulatan Indonesia. Cita-cita reformasi 1998 telah menggariskan bahwa TNI dibangun dan dikembangkan secara profesional sesuai dengan kepentingan politik negara yang mengacu pada nilai dan prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan ketentuan hukum internasional yang telah diratifikasi, dengan dukungan anggaran belanja negara yang dikelola secara transparan dan akuntabel. Demikian Hendardi, Ketua Setara Institute kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (5/10).

“Cita diri TNI sebagaimana diamanatkan UU 34/2004 tentang TNI inilah yang menjadi tugas kita bersama untuk mewujudkan desain TNI reformis.” tegasnya.

Hendardi menyoroti pidato perayaan HUT TNI, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (5/10) yang menyampaikan pesan tegas bahwa politik TNI adalah politik negara.

:Jika ini dipatuhi, maka dengan sendirinya elit-elit di tubuh TNI tidak boleh berpolitik praktis kecuali hanya untuk mendukung tujuan negara,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, yang dimaksud dengan politik praktis tidak melulu harus melalui partai-partai politik, tetapi juga memanfaatkan jabatan di kesatuan-kesatuan TNI untuk mencetak dan memetik benefit atau insentif politik elektoral.

“Sementara politik negara adalah garis politik yang ditetapkan dalam sistem ketatanegaraan untuk mencapai cita-cita nasional dengan mekanisme dan mengacu pada nilai demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan ketentuan hukum internasional yang telah diratifikasi. Tidak ada cara lain bagi TNI untuk berpolitik, apalagi model dwifungsi ABRI, kecuali sesuai dengan garis politik negara,” tegasnya.

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo diharapkan menjadi otokritik bagi TNI sekaligus menunjukkan kepatuhan TNI pada supremasi sipil.

“Mendorong TNI terus di garis profesional sebagaimana cita diri dalam UU TNI adalah salah satu cara rakyat di republik ini mencintai dan memperkuat TNI. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia! “ tegasnya. (Web Warouw)

 

Comments   

0 #1 Roderick 2017-10-09 19:19
artikel menarik ngomong-ngomong aku berbagi informasi untuk jadi dewa poker visit pokertogelmania.

Info cara main poker hingga prediksi togel hari ini.
Barangkali juga sahabat adda yang memerlukan info review
agen poker terpercaya terpopuler ⅾi Indonesia cekidot pokertogelmania.


Review mʏ paցe: cara bermain game casino: http://pokertogelmania.com
Quote

Add comment


Security code
Refresh