Politik
Masing-masing calon gubernur Lampung telah mendapatkan nomor urutnya di Novotel, Bandar Lampung,Selasa (13/2). Pasangan Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri mendapat nomor urut 1. Pasangan Herman HN-Sutono mendapat nomor urut  2. Pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) mendapat nomor urut 3. Pasangan Mustafa-Jajuli mendapatkan nomor urut 4. (Ist)

BANDAR LAMPUNG- Pilkada Lampung 2018 akan diramaikan 4 pasangan calon. Bagi sebagian orang yang percaya fengsui, angka 4 adalah angka mati pembawa sial. Oleh karenanya angka 4 selalu dihindari oleh sebagian orang terutama orang yang berdarah tionghoa. Demikian Koh The Cho, futurolog dan ahli fengsui  mengomentari nomor urut pasangan calon gubernur yang barusan diumumkan KPU Lampung.

“Ngeri. Itu sih sial banget. Kalo bisa ganti deh jangan dikasih nomor 4. Kasih aja nomor 5 atau 6. Kasihan yang dapat nomor 4,” katanya ketika dihubungi Bandar Lampung, Selasa (13/2).

Menurut kepercayaan orang-orang tionghoa, sudah sejak ribuan tahun lalu angka 4 selalu membawa sial bagi siapa saja.

“Sial banget. Boleh percaya boleh tidak, itu kehendak yang maha kuasa yang mengatur alam dunia,” katanya lagi.

Sebelumnya, masing-masing calon gubernur Lampung telah mendapatkan nomor urutnya. Pasangan Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri mendapat nomor urut 1. Pasangan Herman HN-Sutono mendapat nomor urut 2. Pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Nunik) mendapat nomor urut 3. Pasangan Mustafa-Jajuli mendapatkan nomor urut 4.

Pasangan Mustafa-Jajuli yang mendapatkan nomor 4 juga sempat terlihat kaget dan bingung dengan nomor yang didapatnya dalam undian tersebut. Sementara itu pasangan lainnya disambut dengan gegap gempita. Terutama pasangan Arinal-Nunik yang mendapatkan nomor 3.

Sementara itu dilaporkan Muhammad Ridho Ficardo-Bachtiar Basri mendapatkan nomor 1,  Herman HN-Sutono mendapatkan nomor 2 dan pasangan Mustafa-Jajuli mendapatkan nomor 4.

Sebelumnya, kepada Bergelora.com dilaporkan pengundian nomor urut calon Gubernur Lampung yang akan berlaga dalam Pilkada Lampung 2018 dibuka Nanang Trenggono, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung dengan membacakan tata cara pengundian nomor urut.

Nanang Trenggono membuka rapat pleno pengundian nomor urut calon gubernur Lampung dalam Pilkada Lampung 2018, pada hari ini selasa 13 Februari 2018.

“Menjelang proses khususnya penetapan pasangan calon kami mencoba menyerap aspirasi masukan dan kritik. Sempat terlontar dari salah satu pasangan calon sebaiknya pengundian pengambilan nomor urut dilaksanakan sekaligus,” ujarnya di Novotel Bandar Lampung, Selasa (13/2) malam.

Bawaslu Lampung menurutnya juga meminta agar proses pengundian dilakukan secara terbuka dan adil.

“Oleh karena itu kami selama ini sudah berdiskusi dan tadi siang menggelar rapat pleno juga dibawah pengawasan Bawaslu. Kemudian kita memilih dari beberapa skenario dari pengambilan nomor urut agar dipercaya masyarakat Lampung dan terutama oleh pada pasangan calon gubernur,” ujarnya.

Nanang Trenggono kemudian membacakan tata tertib pengundian, yang melibatkan keempat calon.

“Sambil menungggu hasil pengumuman, masing-masing calon kami mohon orasi selama lima menit berdasarkan nomor urut untuk disampaikan pada kita semua dan masyarakat Lampung secara keseluruhan. Sehingga Pilkada ini menjadi milik kita semua, bukan hanya miliki KPU dan Bawaslu saja, tapi milik rakyat Lampung,” tegasnya. (Salimah)

 

Add comment


Security code
Refresh