Politik
Ketua Golkar Lampung, Arinal Djunaidi bersama pemuda pemudi desa (Ist)

BANDAR LAMPUNG- Sebuah kejutan terjadi dalam tubuh Golkar, justru dari Lampung membawa harapan baru. Ketua Golkar Lampung, Arinal Djunaidi memberikan apresiasi kepada seluruh kader partai Golkar yang duduk di legislatif dan sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat. Ia memerintahkan kepada seluruh kader Golkar agar berhati-hati dalam melayani rakyat.

“Golkar dibawah kepemimpinan baru sudah siap mempelopori perang melawan korupsi dan melayani rakyat,” demikian tegasnya di Bandar Lampung, Jumat (9/3) menanggapi berbagai persoalan korupsi yang dihadapi masyarakat dan Pemerintahan Provinsi Lampung saat ini. Belum pernah terdengar hal seperti ini dari tubuh Golkar dalam sejarahnya.

Ia mengingatkan agar semua jajaran pimpinan dan kader Golkar menolak tegas korupsi dalam sogokan dalam bentuk apapun juga, karena nanti akan berimplikasi hukum.

“Jika langkah kebijakan berimplikasi terhadap hukum tentu akan berpengaruh pada Partai. Jangan ada yang berani terima sogokan dalam bentuk apapun juga. Kader Golkar harus berani terdepan melawan korupsi. Kalau ada yang berani saya sikat,” ujarnya keras. Arinal dikenal sebagai orang yang blak-blakan.

Menurutnya partai politik terutama Partai Golkar harus menjadi pelopor perubahan dalam pemerintahan agar masyarakat merasakan kehadiran partai politik. Kalau partai politik bersih maka, pemerintahan akan bersih juga.

“Saya mengajak semua partai untuk bekerjasama  membangun pemerintah yang bersih dari korupsi sehingga bisa efektif melayani masyarakat. Fraksi Partai Golkar maupun Partai Golkar sebagai rumah besar bagi aspirasi masyarakat," katanya.

Arinal juga menyampaikan pesan Ketua Umum Golkar,  Airlangga Hartarto agar Partai Golkar memberi contoh terbaik dalam bernegara dan bermasyarakat. Dirinya menyadari hal ini tidak mudah dan butuh waktu.

“Tapi kita, harus bisa dengan cara apapun menjadi yang terbaik. Paradigma harus berubah. Bukan lagi sebagai partai elit. Tapi sebagai partai rakyat yang dicintai rakyat,” tegasnya.

Mantan sekda ini menolak untuk mengevaluasi pemerintah sebelumnya tempat dirinya bekerja. Menurutnya ada banyak persoalan dalam pemerintahan, membutuhkan jalan keluar, bukan untuk dicari kelemahannya.

“Ada yang memang harus diketahui publik, tapi ada yang tidak perlu diketahui publik tapi dicari jalan keluarnya,” ujarnya

Pemerintahan saat ini menurutnya adalah milik rakyat, bukan milik sekelompok orang atau satu kekuatan politik saja.

"Untuk itu semua pihak harus bekerjasama untuk membangun pemerintahan yang bersih untuk melayani rakyat. Pemerintah, partai politik, swasta dan partai Politik harus bekerjasama untuk memajukan negara, bukan malah saling merusak. Kita Golkar sekarang posisinya tegas disitu. Jangan lagi ragu atau macam-macam.” ujarnya.

Jadi Ketua Golkar

Arinal Djunaidi terpilih sebagai Ketua Golkar Provinsi Lampung secara aklamasi pada 14 Desember 2016. Arinal yang juga mantan Sekprov Lampung itu terpilih dalam musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Lampung. Ia menjadi satu satunya calon yang maju dalam pemilihan ketua partai berlambang pohon beringin tersebut.

Arinal, anak petani yang lahir  di Kabupaten Waykanan. Setelah lulus Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) ia masuk Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan menjadi insinyur pertanian. Arinal Djunaidi pun mendaftarkan diri sebagai pegawai negeri dan menitinya dengan sabar dari tangga karir paling bawah sampai akhirnya menjadi kepala dinas. Dimasa Sjachroedin ZP memimpin Lampung, Arinal ditunjuk menjadi sekdanya. Kursi sekdaprov Lampung dilanjutkannya sampai di era Gubernur, Ridho Ficardo

Setelah pensiun, Arinal Djunaidi menjajaki keberuntungannya di politik. DPP Partai Golkar mengapresiasi kerja keras politik Arinal Djunaidi sebagai Ketua DPD I Golkar Lampung dalam upaya membesarkan partai menghadapi Pilkada 2018, Pileg dan Pilpres 2019. (Salimah)

 

 

Add comment

Security code
Refresh