Politik
Ketua umum Partai NasDem Surya Paloh saat Bersilahturahmi dengan Ketua Utama pengurus besar Alkhairaat Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri di kediamannya Jumat (6/4)

PALU- Partai Nasdem bersama Alkhairaat sepakat menyebar luaskan dan membumikan Islam sebagai rahmat sekalian alam (rahmatan lil alamin), untuk merawat dan mengembangkan persatuan dan kesatuan demi perdamaian dalam bingkai NKRI.

Kesepakatan itu terungkap dalam dialog antara Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh saat bersilaturahmi dengan Ketua Utama Pengurus Besar Alkhairaat Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri, dikediamannya, Jumat (6/4).

"Islam yang rahmatan lil alamin, konsep Islam untuk merawat persatuan dan kesatuan, sejalan dengan konsep Partai Nasdem," ungkap Surya Paloh saat bersilaturahim dengan Habib Saggaf Bin Idrus Bin Salim Aljufri, di Palu, Jumat.

Surya Paloh mengatakan Partai Nasional Demokrat yang dipimpinnya merupakan salah satu partai nasionalis religius. Karena visi Nasdem tidak bertolak belakang dengan konsep Islam rahmatan lil alamin.

Ia meyakini bahwa Islam rahmatan lil alamin, untuk mengajak, mengayomi seluruh umat manusia. Konsep tersebut juga diperankan oleh Nasdem, sehingga diyakini sejalan dengan peran Alkhairaat.

Tidak hanya itu, Nasdem juga sejalan dengan peran Alkhairaat dalam membina, menganyomi umat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengembangkan pendidikan.

"Nasdem Partai Nasionalisme tetapi religius. Saya ini membuat sesuatu yang berarti bagi bangsa ini, memberikan pengabdian bagi bangsa ini baik kepada muslim atau non-muslim," kata Surya Paloh.

Surya Paloh saat bersilaturahmi kepada Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Salim Aljufri, didampingi oleh Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali, Ketua Nasdem Sulteng Tahmidy Lasahido, Rusdi Mastura, Muslimun serta beberapa tokoh petinggi DPP Nasdem.

Rombongan diterima Oleh Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri, Ketua Umum PB Alkhairaat Habib Ali Bin Muhammad Bin Idurs Bin salim Aljufri.

Sebelum berkunjung ke kediaman Ketua Utama Alkhairaat, Surya Paloh berziarah ke Makam Kakek Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri, yaitu Habib Idrus Bin Salim Aljufri yang tak lain adalah pendiri Alkhairaat.

Habib Idrus Bin Salim Aljufri dikenal dengan sapaan Guru Tua oleh masyarakat Kaili di Sulawesi Tengah. Guru Tua merupakan salah satu tokoh pembawa Agama Islam di Sulawesi Tengah.

Kawal Pendidikan Alkhairaat

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Partai Nasdem siap mengawal pengembangan pendidikan yang diperankan oleh Alkhairaat di kawasan timur Indonesia, sebagai salah satu upaya maksimalkan pembangunan.

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan Alkhairaat memiliki peran yang sangat strategis dalam pembinaan umat serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Alkhairaat sangat strategis. Sebagi suatu institusi yang memberikan motivasi, bagi berbagai aspek kehidupan yang hidup ditengah-tengah masyarakat Sulawesi Tengah ini," ungkap Surya Paloh, di Palu, Jumat.

Surya Paloh meminta Alkhairaat untuk menyusun kebutuhan perguruan tinggi, yang selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

Ia juga meminta Bendahara Umum DPP Nasdem Ahmad M Ali sebagai putera daerah Sulawesi Tengah untuk mengawal kebutuhan Alkhairaat tersebut.

Dia mengaku menganal perguruan tinggi Alkhairaat dalam waktu yang cukup panjang. Ia pernah menyampaikan kuliah umum di Universitas Alkhairaat pada tahun 2003.

"Saya mengenal perguruan tinggi ini dalam kurun waktu cukup panjang. Lebih dari 15 tahun yang lalu saya juga pernah memberikan kuliah," akui Surya Paloh.

Surya Paloh menyebut lewat kesempatan tersebut ia bertemu dan berkenalan dengan Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Bin Muhammad Bin Idrus Bin Salim Aljufri.

Dirinya berharap upaya-upaya pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah bisa berjalan cepat sebagaimana mestinya.

"Salah satu faktor untuk menunjang percepatan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah yaitu memberikan penjelasan sebaik-baiknya kepada masyarakat," sebutnya.

Surya Paloh mengaku bahwa penyelenggaraan pembangunan saat ini masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Pemerintah memiliki niat baik untuk memperbaikinya.

"Habib Saggaf menyampaikan bahwa ada rencana kunjungan Presiden ke Palu tanggal 30 April. saya sampaikan berbicaralah secara langsung apa yang dirasakan oleh masyarakat i Sulawesi Tengah, kemudian apa yang diharapkan oleh perguruan tinggi Alkhairaat," terangnya. (Lia Somba)

Add comment

Security code
Refresh