Politik
Ilustrasi korban kekerasan seksual (Ist)

BANDAR LAMPUNG -  Warga Lampung mulai menanggapi perselingkuhan yang menjurus pada kekerasan seksual yang dilakukan Gubernur (non-aktif) Ridho Ficardo pada Sinta Melyati. Hal ini ramai dibicarakan setelah video kesaksian Sinta Melyati kembali beredar dengan lengkap di media sosial youtube. Sebagian besar masyarakat berpendapat, Ridho Ficardo harus bertanggung jawab pada Sinta Melyati dan tidak pantas memimpin Provinsi Lampung lagi.

“Isunya memang sudah beredar luas sejak lama tapi tidak ada yang bisa membuktikan. Tapi setelah video ini beredar luas diduga kuat isu perselingkuhan itu benar. Sangat disayangkan pemimpin muda tapi prilakunya tida bisa mencerminkan pemimpin,” kata Afandi (21) warga Kecamatan Rajabasa, di Bandarlampung, Sabtu (2/6).

Seharusnya menurutnya pemimpin bisa memberikan contoh yang baik, bukan memberikan contoh buruk terlebih saat ini era digitial khususnya bagi generasi muda yang mudah mengakses sosial media. Dengan beredarnya  video itu jelas mencoreng nama wilayah dan juga telah merendahkan perempuan.

“Sudah selayaknya Provinsi Lampung harus ganti pemimpin yang berkompeten, terutama mewakili suara perempuan bukan yang merendahkan perempuan seperti Ridho Ficardo,” katanya.

Risma (20) warga Pahoman mengatakan tidak bisa langsung menyalahkan perempuannya sebab sebagai wanita tidak mungkin mempunyai rasa jika tidak ada yang memulai.

“Jika tidak ada yang memulai tentunya tidak akan terjadi, sehingga dalam kasus ini kita tidak bisa menyalahkan perempuan sebab dalam pengakuannya yang bersangkutan selalu di hubungi oleh lelaki itu,” ucapnya.

Artinya dalam kasus ini sang pria yang memulai duluan, sebagai seorang pemimpin yang sudah memiliki istri seharusnya bisa menahan hawa nafsunya dan bisa memberikan contoh yang baik bukannya  menimbulkan masalah baru.

“Pembangunan tidak terurus ternyata yang bersangkutan sibuk untuk menggoda perempuan,” ucapnya.

Warga lainnya, M. Rasyid (31) menurutnya video yang beredar tersebut sudah menjawab kegelisahan warga Lampung yang mempertanyakan isu tersebut.

“Seharunya kasus ini bisa diselidiki oleh pihak yang bewenang apakah benar, apa lagi yang bersangkutan telah membuat video pengakuan seperti itu,” kata dia.

Menurutnya, sebagai warga Lampung harus mencari pemimpin baru yang perduli terhadap kaum perempuan.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya, setelah hilang beberapa saat, Video kesaksian Sinta Melyati tentang pacarnya Gubernur (non aktif) Lampung Ridho Ficardo kembali diunggah seseorang bernama Dian Sarwendah pada hari Rabu (30/2) di www.youtube.com.

Kesaksian Sinta ini dapat ditonton masyarakat dimana saja di link: https://www.youtube.com/watch?v=VG3ZxP1wXeU dengan judul menarik perhatian: ‘Kesaksian LENGKAP Sinta Melyati soal PENJAHAT KELAMIN’. Saat ini video youtube berdurasi 18. 39 menit ini sudah ditonton sebanyak 5.021 kali.

Bukan itu saja, Dian Sarwendah juga menyebarkan video lengkap tersebut dalam format MP 4 dengan link: https://ufile.io/xea8i

Hingga saat ini belum diketahui identitas dari Dian Sarwendah. Namun dirinya meninggalkan pesan yang kuat dibawah ini:

WE WILL NOT BE SILENCED (Kita Tidak Bisa Dibungkam-red).

Dikiranya kita akan diam jika terancam?

Video Baru yang lebih heboh jika views mencapai 10.0000.

INI BUKAN BLACK CAMPAIGN.

Bagi yang menuduh black campaign sampai menghina2 fisik, ini profil Sinta:

SINTA bukanlah anak orang kaya. Ayahnya hanyalah PNS di dinas perkebunan lampung.

Sinta membiayai kuliahnya sendiri, hanya D3, dengan membuka butik kecil dan kerja serabutan di sana sini, termasuk di pers.

Mobilnya cuma agya yang dibeli dengan keringat sendiri.

Hidupnya kini nelangsa, pasca diobok2 oleh penjahat kelamin berduit dan berkuasa.

Kesaksian ini sempat dibuat utk keperluan hukum dan rapat dengar pendapat di DPR, namun mundur, diduga akibat tekanan pendukung si PK.

Ayah Sinta mundur dari jabatannya menanggung malu dan amarah, tak sudi jadi anakbuah PK yg telah menzholimi putrinya.

SUDIKAH Anda bekerja dibawah perintah orang yg memperlakukan putri ANDA bagai pelacur yg bisa dibuang begitu saja?

TENTUTIDAK. (Salimah)

Add comment

Security code
Refresh