Politik
Ganjar Pranowo berbincang dengan penghayat Pasemuan Rumah Adat Daunlumbung di Cilacap, Rabu, (6/6). (Ist)

SEMARANG- Peran Ganjar Pranowo untuk memelihara dan menjaga persatuan di Jawa Tengah sangat strategis. Karena sebagai wilayah yang terbesar penduduknya membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengayomi hak seluruh rakyat baik yang mayoritas maupun minoritas. Rakyat Jawa Tengah beruntung punya Ganjar Pranowo yang konsisten menjaga Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini disampaikan oleh Ajianto Dwi Nugroho, praktisi sosial media terkemuka kepada Bergelora.com di Semarang, Kamis (7/6).

“Tugas ini tidak ringan karena Jawa Tengah adalah salah satu daerah penting yang berpengaruh secara ekonomi-politik di tingkat nasional. Indonesia membutuhan Ganjar yang sudah terbukti selama ini ngayomi seluruh rakyat dengan berbagai macam program nasionalis. Ini tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Ajianto mensinyalir berbagai isu yang dipakai untuk menyerang Ganjar Pranowo adalah upaya untuk merebut kepemimpinan di Jawa Tengah yang potensial merusak kedamaian, kesejahteraan dan persatuan rakyat di Jawa Tengah.

“Isu dikemas seakan-akan Ganjar gagal mensejahterahkan rakyat Jawa Tengah. Seakan-akan terlibat korupsi. Tetapi semua isu yang menyerang Ganjar tidak laku di Jawa Tengah,” tegasnya.

Kelompok-kelompok intoleran menurut Ajianto berusaha keras merebut Jawa Tengah dengan mengusung calon  mereka untuk mengalahkan Ganjar Pranowo.

“Namun semua itu sia-sia, karena mayoritas rakyat di Jawa Tengah tidak mendukung mereka dan sudah bersepakat menjaga keberagaman dalam bingkai persatuan Indonesia,” ujarnya.

Ajianto juga menyoroti perhatian Ganjar Pranowo terhadap penghayat aliran kepercayaan dan kelompok-kelompok minoritas lainnya.

“Kerja keras Ganjar ini sangat membutuhkan dukungan rakyat mayoritas. Karena kelompok-kelompok minoritas hanya mendapatkan keamanan pada rakyat mayoritas yang konsisten menjaga toleransi dibawah kepemimpinan yang juga bijak seperti Ganjar Pranowo,” jelasnya.

Kerukunan Penghayat

Kepada Bergelora.com dilaporkan sebelumnya calon gubernur Jawa Tengah nomor urut satu, Ganjar Pranowo, mengunjungi komunitas penghayat Pasemuan Rumah Adat Daunlumbung di Cilacap. Ganjar memuji tradisi para pengikut penghayat itu konsisten menjaga kerukunan dalam hidup bersosial.

"Kerukunan itu pangkal kemajuan. Kalau tidak rukun, berkelahi terus ya tidak bisa maju," kata Ganjar, Cilacap, Jateng, Rabu (6/6).

Ganjar menilai komunitas Daunlumbung konsisten menjaga ajaran dan budaya leluhur. Ajaran tentang kerukunan telah membuat para pengikut Daunlumbung jauh dari konflik termasuk saat Pemilihan Kepala Daerah Jateng 2018. 

"Jangan sampai pilkada sudah selesai tapi nesune (marahnya) masih. Ini cuma pilkada, lebih penting dulure tanggane," ujar Ganjar. 

Selain mengunjungi komunitas Daunlumbung, Ganjar juga menyempatkan diri mengunjungi PT Wahana Kasih Mulia di Kedungreja, Cilacap. Pabrik ini mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga dan mengajarkan mereka keterampilan menjahit dan membuat barang kebutuhan bayi.

Di pabrik ini, Ganjar berdialog dengan manajemen dan karyawan PT Wahana Kasih Mulia.

"Ada kesan kreatif di sini , orang yang kreatif itu pasti adaptif. Jadi karyawan tidak cukup hanya kerja keras. Harus kreatif dan inovatif. Dari karyawan bisa jadi pengusaha," kata Ganjar kepada mereka. (Saraswati)

Add comment

Security code
Refresh