Politik
Mendagri, Tjahjo Kumolo. (Ist)

JAKARTA- Hari Jumat malam (3/8), Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghadiri acara pagelaran wayang kulit di halaman kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Selatan. Menteri Tjahjo datang mengenakan baju hitam dengan logo Asian Games. Di sela pagelaran, Menteri Tjahjo sempat di wawancarai para wartawan.

Salah satu yang ditanyakan para wartawan tentang nama Tjahjo yang diusulkan PDIP sebagai ketua tim sukses Jokowi untuk pemilihan presiden 2019. Seperti diketahui PDIP mengajukan tiga nama sebagai ketua tim sukses, yakni Puan Maharani, Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo. Pada pemilihan presiden 2014, Tjahjo tercatat sebagai ketua tim sukses pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Ditanya namanya diusulkan jadi ketua tim sukses, Tjahjo menjawab, saat ini ia masih sebagai Menteri Dalam Negeri. Dan, ia sudah berkomitmen akan membantu Presiden Jokowi sampai akhir jabatan.  Presiden pun meminta dia agar fokus sebagai Mendagri. Tak hanya Presiden, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP pun memintanya agar membantu Presiden sampai akhir tugas.

"Saya pada posisi sebagai Mendagri. Saya akan fokus membantu Bapak Presiden Jokowi sampe selesai tugas," kata Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo berpendapat andai dia jadi ketua tim sukses di saat dirinya masih menjabat Mendagri, tentu agak kurang elok. Sementara dalam konteks pemilihan, Mendagri adalah wakil pemerintah yang harus berhubungan dengan penyelenggara dan peserta pemilihan.

 "Sebagai Mendagri kalau merangkep tim sukses kan nanti mau berhubungan dengan capres lain enggak enak," ujarnya.

Jadi ia akan fokus saja menjalankan mandat yang diberikan Presiden. Sebagai Mendagri, dirinya ingin mengawal dan memastikan pesta demokrasi yang digelar nanti berjalan sukses. Apalagi, pemilu serentak 2019 adalah yang pertama kali digelar.

"Tugas saya mensukseskan saja selesai tugas, memastikan bahwa pileg dan pilpres ini berjalan dengan baik. Kami bersama sama dengan KPU dan Panwaslu mengawal bahwa proses pileg dan pilpres ini tingkat partisipasi politik bertambah dengan baik," katanya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, ia ingin pesta demokrasi 2019, benar -benar menjadi pesta rakyat yang demokratis. Karena itu ia mengajak semua elemen yang terlibat dalam pemilu, bersatu melawan politik uang. Berkampanye tanpa ujaran kebencian, tapi saling adu program dan konsep. Sehingga rakyat disuguhi kontestasi politik yang mencerdaskan. Mengenai diusulkannya dia sebagai ketua tim sukses, Tjahjo menjawab dengan tegas, masih banyak yang lebih baik darinya untuk memangku tugas itu.

"Saya kira masih banyak orang-orang yang lebih baik dari saya untuk jadi tim suksesnya Pak Jokowi," katanya. (Calvin G. Eben-Haezer)

Add comment

Security code
Refresh