Politik
Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan (Ist)

MANOKWARI- Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan menyatakan sikap menolak lulusan Praja Institut Pemeritah Dalam Negeri (IPDN) yang akan ditempatkan di Kabupaten Manokwari tahun depan.

Penolakan itu berkaitan dengan nama-nama tes lulusan Praja IPDN tahun 2018 di Papua Barat, yang dari 48 nama lulusan IPDN yang mengikuti pendidikan, hanya terdapat 10 nama putra-putri Papua.

Tak hanya itu, menurut Bupati Mandacan, lulusan praja IPDN khusus kabupaten Manokwari sama sekali tidak ada orang asli Papua, bahkan nama-nama lulusan praja IPDN sama sekali tidak diketahui Bupati.

"Catat baik-baik bahwa penempatan Praja IPDN tahun depan saya akan menolak. Masak kita harus dipermainkan dengan tes semacam ini dan abaikan anak-anak asli Papua," tegas Bupati kepada wartaplus.com melalui sambungan telepon, Jumat (31/8) malam dan dikutip Bergelora.com.

Kata Bupati, tes sistem online praja IPDN untuk Papua dan Papua Barat ada baiknya, namun juga sangat merugikan orang asli Papua, padahal ini daerah otonomi khusus.

Untuk itu kembali ditegaskan Bupati bahwa penempatan praja IPDN ke Manokwari akan ditolak ke Jakarta. (J. Kudiai)

Add comment

Security code
Refresh