Politik
Soedarmo, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri. (Ist)

MANADO- Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Tahun 2018 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara Jumat- Sabtu (26-27/10). Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh elemen bangsa akan arti pentingnya Revolusi Mental Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Soedarmo, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri kepada Bergelora.com di tengah acara Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Tahun 2018 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (26/10).

“Selain itu sudah waktunya untuk mengevaluasi tiga setengah tahun pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan ini menurutnya juga untuk mempercepat pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental Indonesia dalam skala nasional maupun daerah.

“Juga merupakan sarana komunikasi indormasi dan edukasi Gerakan Nasional Revolusi Mental Indonesia kepada seluruh lapisan masyarakat,” katanya

Soedarmo menambahkan target yang ingin dicapai adalah terbangunnya sinergi dalan pelaksanaan Gerakan Revolusi Mental Insonesia yang akan mendorong perubahan mind set dalam pola tindak, pola pikir maupun pola sikap untuk berubah menjadi lebih baik.                      

“Kita juga mentargetkan peningkatan komitmen seluruh stakeholder akan arti pentingnya Revolusi Mental Indonesia,” katanya.

Sehubungan dengan itu Soedarmo menjelaskan Kementerian Dalam Negeri sedang menyiapkan pola pembinaan rutin terhadap PNS. Hal  ini menanggapi temuan sebanyak 19,4 persen PNS yang tidak setuju ideologi Pancasila dan memilih ideologi khilafah.

“Lewat pembinaan secara rutin setiap apel dengan selalu mengingatkan kepada mereka tentang sumpah PNS, yaitu Panca Prasetiya Korps PNS, disiplin PNS termasuk pemberian sangsi bagi mereka yang melanggar,” katanya.

Pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2018 dilaksanakan pada pukul 15.00, 26 Oktober 2018, di Lapangan KONI Manado. Pembukaan diwarnai dengan Marching Band dan Tarian Kabasaran yang melibatkan Cakalele 1.000 siswa SMA dan SMK. Setelah itu diikuti dengan tarian Poco-poco.

Ucapan selamat datang oleh Gubernur Sulawesi Utara diikuti dengan laporan Menko PMK dan pemberian Award  Revolusi Mental dan pnyerahan E-KTP, Sertifikat Tanah, SIM dan lain

Pada hari Sabtu (27/10) diadakan acara Rembuk Nasional Indonesia Bersatu di Hotel Peninsula Manado dengan keynote speaker Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh