Politik
Presiden Joko Widodo (Ist)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa tidak semua rakyaat Indonesia mengakses media sosial, sehingga penting untuk menjelaskan pada rakyat kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dan semua program kesejahteraan rakyat disampaikan door to door. Hal ini ditegaskan saat memberikan sambutan Rapat Kerja Nasional Partai Hanura di Ancol, Jakarta, Rabu (7/11) malam.

“Tidak cukup dengan media sosial. Segera turun ke rakyat, door to door menjelaskan semua yang telah kita capai. Pastikan rakyat mempunyak Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kartu Indonesia Pintar (KIP), sertifikasi tanah. Pastikan semua pelayanan publik bisa diakses oleh seluruh rakyat sampai di desa desa, pelosok tanah air di pulau pulau terpencil,” tegasnya.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa kemajuan pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak mungkin dicapai tanpai dukungan seluruh rakyat Indonesia, kalau rakyat tidak merasakan langsung manfaat dari keberadaan pemerintah.

“Kita tidak bisa maju tanpa dukungan rakyat. Masih banyak rakyat tidak terjangkau Facebook, twitter, Whatsapp danlainnya. Sehingga banyak juga yang belum mengetahui haknya telah diberikan oleh pemerintah. Sehingga merekagampang dipengaruhi oleh berita bohong. Tugas kita semua untuk mengabarkan semua hak yang seharusnya diakses oleh rakyat,” tegasnya.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa media massa, media sosial, dan survey tidak cukup dilakukan tanpa melakukan kunjungan door to door.

“Glamaor nya media sosial media massa dan hasil survey tidak menjamin kita dapat kepercayaan rakyat. Jangan silau dengan semua itu. lakukan door to door. Ingat rakyat kita beragam tidak semua bisa mengakses media sosial,” tegasnya lagi.

Presiden Jokowi menceritakan pengalamannya saat ikut pilkada pertama di Solo pada tahun 2004.

“Tanyakan nama Jokowi. Tidak ada yang kenal. Satupun tidak ada.  Saya hanya menang 37 persen. Setelah jadi walikota kita pastikan rakyat Solo berobat gratis dengan Kartu Sehat. Semua anak sekolah gratis dengan kartu pintar. Infrastrukur kit abangun sampai di gang gang kota solo dan semua pasar tradisional kita bangun. Sehingga pada pilkada kedua di Solo mendapatkan dukungan 97 persen,” jelasnya.

Jokowi juag menjelaskan bahwa kunci dukungan rakyat adalah dengan menemui rakyat langsugn dari pintu rumah ke pintu rumah dan menyalami rakyat satu persatu.

“Di Jakarta juga gak ada yan gkenal saya waktu maju jadi gubernur. Tapi dengan door to door, menyapa, berdiskusi dan menyalami rakyat, kita jadi tahu rakyat mendukung kita atau tidak.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Jokowi menyerukan agar segera mendatangi rakyat di pengajian-pengajian, pasar-pasar, rumah-rumah dan berbagai komunitas untuk mengetahui dukungan rakyat atas kerja-kerja pemerintah

“Seluruh enerji harus diarahkan turun ke rakyat, tidak hanya di media sosial rakyat. Dengan cara mendatangi akar rumput kita bisa memenangkan perjuangan dan hati rakyat secara  maksimal,” tegasnya. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh