Opini
KOMISI III DPRD Sulteng bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah bertemu dengan Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur terkait dengan pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendapatkan Hak Partisipasi Interest (PI) 10 persen di Industri pengolahan minyak dan gas alam. (Ist)

DPRD Sulawesi Tengah masih terus memperjuangkan Hak Partisipasi Interest (PI) 10 persen di Industri pengolahan minyak dan gas alam dari Dongi di Sulawesi tengah. Muh. Masykur, Wakil ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan pelajaran dari Jawa Timur pada Bergelora.com di Jakarta (Redaksi)

Oleh : Muh.Masykur

KOMISI III DPRD Sulteng bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah bertemu dengan Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur terkait dengan pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendapatkan Hak Partisipasi Interest (PI) 10 persen di Industri pengolahan minyak dan gas alam.

Dalam kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Pemprov Jawa Timur, Jumat (27/10) ini, dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, H. Akram Kamarudin dan Ketua komisi III, Zulfakar Nasir. Pertemuan berlangsung selama dua hari di ruang rapat Kantor ESDM Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kadis ESDM bersama seluruh jajarannya, Kepala Bidang Energi dan Kelistrikan, Senior Vice President Finance dan Bussiness Support Petrogas Jawa Timur Utama dan Dinas Pendapatan Daerah Pemprov Jawa Timur dengan lugas dan penuh optimisme memaparkan cerita sukses keberhasilan mereka mendapatkan Hak PI 10 persen.

"Jangan ditanya berapa kali kami melayangkan surat kepada Menteri  ESDM dan SKK migas. Berpuluh-puluh kali. Tidak cukup dengan Itu, kami susul dengan memobilisasi stakeholder ke kantor menteri ESDM dan SKK migas. Tekad kami hanya satu, yakni hak PI 10 persen harus kami dapatkan. Dan Alhamdulillah, hasilnya seperti hari ini kita saksikan. Kuncinya berjuang dan berjuang", ujar Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur.

Buah perjuangan Pemerintah Jawa Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten lainnya hasilnya sudah dapat dipanen. Di bawah bendera PT. Petrogas Jatim Utama (PJU), sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditunjuk oleh gubernur Jawa Timur mengelolah PI 10 persen di Blok Cepu dan Blok Madura off shore dengan nilai yang sudah diinvestasikan sebesar 137 juta US Dollar. Di Blok Cepu setiap tahun pendapatan diperoleh sebesar 1.2 Juta US Dollar dan dari Blok Madura off shore,  setiap tahunnya diperoleh sekitar Rp 16 Milyar.

Keren, buah dari perjuangan yang dilakukan bersama seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Jawa Timur dengan aneka metode yang dilakukan untuk "menggedor paksa" keluarnya kebijakan Menteri ESDM dan SKK Migas.

Tahun ini, Pemerintah Jawa Timur bersama Pemerintah Daerah Kabupaten  memperjuangkan Hak PI 10 persen di Blok WMO, Blok Ketapang dan Blok Kangean. Sementara di tahun 2018 mereka akan perjuangkan pemenuhan Hak PI 10 persen di Blok Tuban dan Blok Husky.

Bagaimana dengan pengolahan mega industri gas alam di Blok Donggi dan Blok Matindok Yanga ada di Provinsi Sulawesi Tengah ?Sudah tentu, kita berharap rakyat Sulawesi Tengah dapat menikmati hak PI 10 persen, seperti cerita sukses di Jawa Timur. Ayo kita dukung perjuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten untuk "menggedor paksa" pintu Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk segera keluarkan kebijakan hak PI 10 persen kepada rakyat Sulawesi Tengah tentunya.

 

Kelak, tatkala Hak PI 10 persen diperoleh, maka Pemerintag Provinsi bersama Pemerintah Daerah di Kabupaten dan Kota akan memuluskan implementasi program pengentasan 300.000 lebih rakyat miskin, memantapkan pembangunan sarana pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan perlindungan terhadap sektor pertanian. 

Catatan Perjuangan PI 10 Persen di Jawa Timur

DPRD Sulawesi Tengah masih terus memperjuangkan Hak Partisipasi Interest (PI) 10 persen di Industri pengolahan minyak dan gas alam dari Dongi di Sulawesi tengah. Muh. Masykur, Wakil ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan pelajaran dari Jawa Timur pada Bergelora.com di Jakarta (Redaksi)

Oleh : Muh.Masykur

KOMISI III DPRD Sulteng bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah bertemu dengan Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur terkait dengan pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendapatkan Hak Partisipasi Interest (PI) 10 persen di Industri pengolahan minyak dan gas alam.

Dalam kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Pemprov Jawa Timur, Jumat (27/10) ini, dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, H. Akram Kamarudin dan Ketua komisi III, Zulfakar Nasir. Pertemuan berlangsung selama dua hari di ruang rapat Kantor ESDM Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kadis ESDM bersama seluruh jajarannya, Kepala Bidang Energi dan Kelistrikan, Senior Vice President Finance dan Bussiness Support Petrogas Jawa Timur Utama dan Dinas Pendapatan Daerah Pemprov Jawa Timur dengan lugas dan penuh optimisme memaparkan cerita sukses keberhasilan mereka mendapatkan Hak PI 10 persen.

"Jangan ditanya berapa kali kami melayangkan surat kepada Menteri  ESDM dan SKK migas. Berpuluh-puluh kali. Tidak cukup dengan Itu, kami susul dengan memobilisasi stakeholder ke kantor menteri ESDM dan SKK migas. Tekad kami hanya satu, yakni hak PI 10 persen harus kami dapatkan. Dan Alhamdulillah, hasilnya seperti hari ini kita saksikan. Kuncinya berjuang dan berjuang", ujar Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur.

Buah perjuangan Pemerintah Jawa Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten lainnya hasilnya sudah dapat dipanen. Di bawah bendera PT. Petrogas Jatim Utama (PJU), sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditunjuk oleh gubernur Jawa Timur mengelolah PI 10 persen di Blok Cepu dan Blok Madura off shore dengan nilai yang sudah diinvestasikan sebesar 137 juta US Dollar. Di Blok Cepu setiap tahun pendapatan diperoleh sebesar 1.2 Juta US Dollar dan dari Blok Madura off shore,  setiap tahunnya diperoleh sekitar Rp 16 Milyar.

Keren, buah dari perjuangan yang dilakukan bersama seluruh stakeholder yang ada di Provinsi Jawa Timur dengan aneka metode yang dilakukan untuk "menggedor paksa" keluarnya kebijakan Menteri ESDM dan SKK Migas.

Tahun ini, Pemerintah Jawa Timur bersama Pemerintah Daerah Kabupaten  memperjuangkan Hak PI 10 persen di Blok WMO, Blok Ketapang dan Blok Kangean. Sementara di tahun 2018 mereka akan perjuangkan pemenuhan Hak PI 10 persen di Blok Tuban dan Blok Husky.

Bagaimana dengan pengolahan mega industri gas alam di Blok Donggi dan Blok Matindok Yanga ada di Provinsi Sulawesi Tengah ?Sudah tentu, kita berharap rakyat Sulawesi Tengah dapat menikmati hak PI 10 persen, seperti cerita sukses di Jawa Timur. Ayo kita dukung perjuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten untuk "menggedor paksa" pintu Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk segera keluarkan kebijakan hak PI 10 persen kepada rakyat Sulawesi Tengah tentunya.

Kelak, tatkala Hak PI 10 persen diperoleh, maka Pemerintag Provinsi bersama Pemerintah Daerah di Kabupaten dan Kota akan memuluskan implementasi program pengentasan 300.000 lebih rakyat miskin, memantapkan pembangunan sarana pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan perlindungan terhadap sektor pertanian. 

Add comment

Security code
Refresh