Wawancara

Donald Trump di Televisi Rusia (Ist)Donald Trump di Televisi Rusia (Ist)Oleh: Kusuma Grigoreiva

MOSKOW- Rakyat Rusia dan Presiden Rusia merayakan kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Umum yang barusan berlangsung Selasa (8/11) lalu. Sejak sebelum pelaksaan pemilihan umum Amerika, Presiden Putin sudah menyatakan dukungannya pada Donald Trump. Dibawah ini laporan kontributor Bergelora.com di Moskow.

 

Sepertinya aneh melihat Rusia merayakan kemenangan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat megnalahkan Hilary Clinton. Namun itulah yang terjadi. Selain menyiarkan perayaan kemenangan Donald Trump, televisi Rusia juga ramai dengan pengamat yang menganalisa kemenangan Trump. Dalam sebuah pernyataan singkat, Rabu (8/11), Presiden Putin menyatakan harapan yang besar untuk bisa membangun kerjasama dengan Donald Trump untuk menghapus krisis yang terjadi antara Rusia dan Amerika,

Berbagai stasiun televisi di Moskow menyiarkan kegembiraan Presiden Putin dan rakyat Rusia atas kemenangan Donald Trump mengalahkan Hilary Clinton.

“Rusia memiliki keyakinan untuk dapat membangun dialog konstruktif antara Moskow dan Washington yang didasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, saling menghormati dan dapat dipercaya, demi kepentingan rakyat kita dan masyarakat dunia," demikian pidato singkat Presiden Putin.

Stasiun televisi di Rusia meliput secara on air pemilihan umum di Amerika Serikat selama 24 jam penuh. Liputan mendalam juga dilakukan dengan menyajikan peta pemilu Amerika Serikat

Sementara itu kemenangan Donald Trump juga dirayakan di Parlemen Rusia, ketika kemenangan itu dibacakan di televisi yang ditonton diseluruh Rusia.

Seorang nasionalis, Vladimir Zhirinovsky, menganjurkan pemulihan perbatasan Uni Soviet sambil berpesta kemenangan Trump di parlemen dengan membagikan sosis, permen dan anggur.

Kemenangan Trump akan mengurangi sanksi dan ketegangan yang lebih rendah di Ukraina dan Timur Tengah. Semuanya akan tenang, dan kemanusiaan akan bernapas lega," kata Zhirinovsky.

Pemimpin Partai Komunis Rusia, Gennady Zyuganov, berharap kemenangan Trump akan merubah strategi ekspansionis Amerika Serikat yang sudah berlangsung selama 200 tahun ini

Ketua parlemen Rusia, Vyacheslav Volodin berharap untuk lebih saling menghormati dalam hubungan kedua negara.

"Jalan tidak akan mudah untuk memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat. Ini semua ada dalam tanggung jawab Amerika,” ujarnyan mengutip Presiden Putin.

Beberapa anak muda di jalanan Moskow percaya kemenangan Trump menjadi tanda Perang Dunia Ke III bisa dibatalkan.

“Kalau Hilary, maka Amerika akan menjadi pemicu perang dunia ketiga,” ujar seorang anak muda.

Sebagian lagi menyatakan kegembiraannya karena Istri Donald Trump, Melania adalah anak dari pemimpin Partai Komunis di Yugoslavia beberapa waktu lalu.

“Padahal Amerika dan NATO lah dulu yang menghancurkan Yugoslavia menjadi beberapa negara. Sekarang anak orang komunis tinggal di gedung putih,” ujarnya.

Donald Trump dari Partai Republik yang konservatif kali ini mengalahkan Hilary Clinton dari Partai Demokrat yang liberal-demokratis. Beberapa kota di Amerika terlihat kaget dan bergolak memprotes kemenangan Donald Trump.

Dunia memang sudah berubah. Sementara rakyat Rusia sampai Presidennya bersemangat atas kemenangan Donald Trump, teleivisi Rusia menyiarkan masyarakat Amerika yang melakukan blokade jalan tol di beberapa kota. Kemenangan Kapitalis Trump dirayakan lebih dulu di negeri yang dibangun oleh Vladimir Illich Lenin, bapak Komunis  Uni Soviet.