Rabu, 28 Februari 2024

TAK TERBENDUNG NIH..! Kocar Kacir Disergap Tentara Rusia, 200 Prajurit Ukraina Tewas, 14 Tank Hancur!

JAKARTA — Angkatan Bersenjata Federasi Rusia terus menyerang fasilitas komando militer dan sistem energi Ukraina menggunakan rudal jarak jauh dengan tingkat presisi yang cukup tinggi.

Sementara itu pertempuran sengit tampaknya terjadi di sekitar Sungai Zhebets. Ukraina mencoba menerobos garis pertahanan Rusia di wilayah tersebut. Namun, menurut pihak Kremlin mengatakan serangan itu berhasil dihancurkan oleh tembakan artileri dari pasukan Rusia.

“Musuh terlempar kembali ke posisi semula. Lebih dari 40 prajurit Ukraina, dua kendaraan tempur lapis baja dan tiga truk pickup hancur,” demikian laporan pihak Rusia yang dikutip, Jumat (21/10/2022).

Selain di Sungai Zhebets, Ukraina juga mencoba menerobos pertahanan Rusia di wilayah Kherson. Pasukan Ukraina terdiri dari tiga batalion, termasuk satu batalion tank. Pasukan Kyiv sempat menembus garis pertahanan Rusia.

Namun situasi akhirnya berubah setelah pasukan tank Rusia melakukan penyergapan.

“Ukraina menderita kekalahan yang signifikan. Posisi di sepanjang garis depan pertahanan telah sepenuhnya pulih,” imbuh laporan tersebut.

“Lebih dari dua ratus personel militer Ukraina, 14 tank, 16 kendaraan tempur lapis baja dan 7 kendaraan dihancurkan per hari.

Sebagai piala, dua tank, satu kendaraan tempur infanteri dan unit pembersihan ranjau UR-77 ditangkap. Delapan belas prajurit Ukraina menyerah.”

Pertempuran di berbagai garis pertempuran terus terjadi secara sporadis. Baik pihak Rusia maupun Ukraina belum menunjukkan niat untuk mengakhiri konflik dua negara serumpun tersebut.

Rusia justru semakin memperluas cakupan serangan. Pusat komando militer hingga fasilitas energi Ukraina menjadi sasaran utama.

Rusia mengklaim secara total, sejak awal operasi militer khusus, telah menghancurkan 324 pesawat, 162 helikopter, 2.296 kendaraan udara tak berawak, 383 sistem rudal anti-pesawat, 5.926 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 874 kendaraan tempur peluncur roket ganda, 3.511 artileri lapangan dan mortir, serta 6.665 unit kendaraan militer khusus Ukraina.

Sementara itu kepada Bergelora.com dilaporkan, Kementerian Pertahanan Rusia memaparkan situasi terakhir dari kemajuan operasi militer khusus di Ukraina belakangan ini.

️Pasukan Rusia menyerang sebuah bengkel perusahaan pertahanan Ukraina “Kommunar”, dan menghancurkan bagian utama untuk produksi rudal anti-kapal ‘Neptunus’. Hal ini dilaporkan Sputnik Internasional.

️Pasukan Rusia melenyapkan lebih dari 20 tentara Ukraina, serta menghancurkan tank Ukraina, pengangkut personel lapis baja, dan tiga kendaraan lain di Luhanks.

Selain itu, ️pasukan Rusia melenyapkan sekitar 80 personel layanan Ukraina, serta menghancurkan enam tank Ukraina, empat kendaraan tempur lapis baja, dan lima truk pick-up di dekat Krasny Liman.

️Pasukan Rusia juga melenyapkan 25 personel layanan Ukraina, serta dua tank Ukraina, tiga kendaraan tempur infanteri, dan dua kendaraan lain di Donetsk.

Tak bisa dibendung, ️pasukan Rusia melenyapkan lebih dari 130 tentara Ukraina, serta menghancurkan dua tank Ukraina, sembilan kendaraan tempur lapis baja dan 13 kendaraan lainnya di wilayah Kherson;

Kemudian ️pasukan Rusia menyerang tiga pos komando Ukraina, serta 72 unit artileri Ukraina di posisi tembak mereka

Lalu, ️pasukan Rusia menghancurkan dua depot amunisi Ukraina di DPR, serta menghancurkan gudang aset material Angkatan Darat Ukraina di Zaporozhye dan tiga depot amunisi Ukraina di wilayah Kherson dan Zaporozhye

️Selain itu, Pasukan Rusia menghancurkan penyimpanan bahan bakar Ukraina dengan 56.000 ton bahan bakar diesel di wilayah Dnepropetrovsk.

Tak ketinggalan, ️Angkatan Udara Rusia menembak jatuh sebuah pesawat Mig-29 Ukraina di wilayah Nikolayev.

️Pertahanan udara Rusia berarti menghancurkan enam UAV Ukraina, serta mencegat 24 roket HIMARS, Olkha, dan Smerch. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru