Minggu, 1 November 2026

SIKAT SEMUA JENDERAL..! Prabowo: Mereka yang Serakah dan Bermental Mafia Pasti Akan Gagal

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto meyakini, orang-orang yang tidak setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serakah dan bermental mafia akan kalah.

Menurut Prabowo, sejarah peradaban manusia sudah menunjukkan bahwa orang-orang yang punya niat merampok negaranya akan menemui kegagalan.

“Mereka-mereka yang hatinya tidak baik, pasti ketahuan. Dan saya ingatkan mereka-mereka yang tidak setia kepada Pancasila, tidak setia kepada NKRI, atau mereka-mereka yang serakah, mereka-mereka yang bermental mafia yang tujuannya adalah merampok kekayaan negara, pasti akan gagal,” ujar Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026).

“Itu pelajaran ribuan tahun peradaban manusia. Yang jahat pasti akan kalah. Itu pasti. Tidak usah kita ragu-ragu,” kata dia melanjutkan dikutip Bergelora.com di Jakarta, Minggu (1/11)

Prabowo mengingatkan, masih banyak kelompok yang sesungguhnya tidak suka dengan Pancasila. Ketua umum Partai Gerindra itu menuding kelompok-kelompok tersebut ingin Indonesia punya paham lain.

“Ada yang ingin mendirikan negara agama. Ada yang ingin mendirikan negara berdasarkan suku. Ada yang ingin mendirikan negara berdasarkan ras. Ini sumber perpecahan,” ujar Prabowo.

Prabowo lantas mengungkit perang dan pertikaian yang sedang terjadi di dunia saat ini.

Menurut dia, perang bisa terjadi karena pemimpinnya tidak waspada dan masyarakatnya terpecah.

“Pertumpahan darah, puluhan ribu ibu-ibu, anak-anak, orang tidak berdosa mati tiap hari,” kata Prabowo.

Prabowo juga menuding, di Indonesia terdapat pula kelompok yang ingin negara pecah.

“Dan ada kelompok-kelompok di Indonesia yang ingin negara kita pecah. Yang ingin negara kita pecah. Tapi percayalah kekuatan NKRI besar. Kita waspada sekarang dan kita akan atasi semua masalah itu dengan baik,” imbuh Prabowo.

SMA Taruna Nusantara Cimahi Diresmikan

SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi diresmikan pada Jumat (30/10/2026) oleh Presiden Prabowo Subianto. Prabowo berpesan kepada para siswa dalam sabutannya agar terus tekun belajar.

Ia meminta para pamong dan guru memberikan bimbingan, pendidikan, dan keteladanan kepada murid-murid.

“Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda, pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” ujar Prabowo, dikutip dari Antara, Minggu (1/11/2026).

Lahirkan generasi muda yang menjadi pemimpin bangsa Presiden berpesan untuk SMA Taruna Nusantara Kampus supaya melahirkan generasi muda yang menjadi pemimpin bangsa pada masa depan dengan menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan memiliki jiwa nasionalis.

“Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda-pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Sekolah berasrama yang berlokasi di Kota Cimahi, Jawa Barat ini berdiri di atas lahan seluas 30,2 hektare.

Terdapat 30 ruang kelas dengan fasilitas pendukung lainnya dan diisi oleh peserta didik sejumlah 677 orang. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Salah satu penunjang belajar murid SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi ialah ruang AeroNautica.

Presiden juga sempat melihat hasil riset para siswa, di antaranya alat pembasmi nyamuk berbasis getaran ultrasonik dengan daya hibrida serta sistem irigasi pintar.

Dengan resminya Kampus Cimahi ini maka SMA Taruna Nusantara kini hadir di enam lokasi di Indonesia meliputi Kampus Magelang di Jawa Tengah, Malang di Jawa Timur, Cimahi di Jawa Barat, Pagar Alam di Sumatera Selatan, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Langowan di Sulawesi Utara.

Awalnya SMA Taruna Nusantara hanya berada di Magelang. Kelima kampus baru ini dibangun dalam masa dua tahun masa pemerintahan Prabowo.

Seluruh SMA Taruna Nusantara membebaskan biaya pendidikan kepada para peserta didik alias gratis. Ini merupakan upaya dalam memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas, sebagaimana tertuang dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, yang dikutip Antara, Jumat. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles