Sabtu, 25 April 2026

Kereen..! Menperin Tarik Investor Korsel Masuk Kawasan Industri Luar Jawa

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Seoul, Korea Selatan Selasa (4/7) (Ist)

SEOUL – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berupaya menarik investor Korea Selatan untuk melakukan perluasan usahanya ke kawasan industri luar Jawa, seperti di Sei Mangkei, Sumatera Utara dan Morowali, Sulawesi Tengah. Kawasan industri tersebut masuk dalam daftar proyek strategis nasional sehingga diprioritaskan pengembangannya terutama untuk kemajuan Indonesia Timur.

 “Kami fokus mendorong percepatan pembangunan kawasan industri luar Jawa, sebagai salah satu upaya pemerataan ekonomi nasional,” ungkapnya ketika menjadi pembicara pada The 8th Asian Leadership Conference dengan tema Invest in Indonesia: Nation of Abundant Natural and Human Resources di Seoul, Korea Selatan, Selasa (4/7).

Kawasan industri Sei Mangkei berdiri di atas lahan seluas 2.002 hektare (Ha) dengan investasi Rp9,5 triliun, yang difokuskan pada pengembangan di bidang industri pengolahan CPO. Kemudian, kawasan industri Morowali, berdiri di atas lahan seluas 1.200 Ha dengan investasi sekitar Rp49,7 triliun, yang difokuskan pada pengembangan bidang industri ferronikel.

Ia menilai, kawasan industri harus saling terkoneksi dan terintegrasi agar dapat meningkatkan daya saing kawasan industri sekaligus membawa dampak berganda terhadap perekonomian daerah dan nasional. “Maka pengelola kawasan industri harus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul,” jelasnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Korea Selatan adalah investor nomor tiga terbesar di Indonesia. Di sektor industri manufaktur, perusahaan-perusahaan Korea Selatan berkontribusi hingga 71 persen dari total investasi selama lima tahun terakhir sebesar USD7,5 miliar. Bahkan, pabrik-pabrik tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 900 ribu orang. (Telly Nathalia)

 

Menperin Tarik Investor Korsel Masuk Kawasan Industri Luar Jawa

SEOUL – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto berupaya menarik investor Korea Selatan untuk melakukan perluasan usahanya ke kawasan industri luar Jawa, seperti di Sei Mangkei, Sumatera Utara dan Morowali, Sulawesi Tengah. Kawasan industri tersebut masuk dalam daftar proyek strategis nasional sehingga diprioritaskan pengembangannya terutama untuk kemajuan Indonesia Timur.

 “Kami fokus mendorong percepatan pembangunan kawasan industri luar Jawa, sebagai salah satu upaya pemerataan ekonomi nasional,” ungkapnya ketika menjadi pembicara pada The 8th Asian Leadership Conference dengan tema Invest in Indonesia: Nation of Abundant Natural and Human Resources di Seoul, Korea Selatan, Selasa (4/7).

Kawasan industri Sei Mangkei berdiri di atas lahan seluas 2.002 hektare (Ha) dengan investasi Rp9,5 triliun, yang difokuskan pada pengembangan di bidang industri pengolahan CPO. Kemudian, kawasan industri Morowali, berdiri di atas lahan seluas 1.200 Ha dengan investasi sekitar Rp49,7 triliun, yang difokuskan pada pengembangan bidang industri ferronikel.

Ia menilai, kawasan industri harus saling terkoneksi dan terintegrasi agar dapat meningkatkan daya saing kawasan industri sekaligus membawa dampak berganda terhadap perekonomian daerah dan nasional. “Maka pengelola kawasan industri harus bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul,” jelasnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Korea Selatan adalah investor nomor tiga terbesar di Indonesia. Di sektor industri manufaktur, perusahaan-perusahaan Korea Selatan berkontribusi hingga 71 persen dari total investasi selama lima tahun terakhir sebesar USD7,5 miliar. Bahkan, pabrik-pabrik tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 900 ribu orang. (Telly Nathalia)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles