Minggu, 1 Februari 2026

Gini Loh..! Petani Laporkan Perampasan Tanah Ke Posko Menangkan Pancasila

Partai Rakyat Demokratik (PRD) Nusa Tenggara Barat mendeklarasikan Posko Pemenangan Pancasila dengan diskusi publik bertema “Bangun Persatuan Nasional, Wujudkan Kesejahteraan Sosial, Menangkan Pancasila”. (Ist)

MATARAM- Petani dari  Kecamantan Sambalia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) datang ke Posko Menangkan Pancasila, Mataram, NTB, mengadukan perampasan lahan oleh perusahaan PT Sadana Arif Nusa dengan ijin IUP-HTI 1.308 Ha, yang menggusur 602 kepala keluarga. Hal ini disampaikan Irfan, S. Sos, Koordinator Posko Pemenangan Pancasila NTB kepada Bergelora.com di Mataram (31/11) seusai deklarasi Posko.

Ia menjelaskan, Petani Lingkar Hutan Kecamatan Sambelia yang tersebar di Lima Desa yaitu Desa Senanggalih, Desa Padak, Desa Bagik Manis, Desa Sambelia, Desa Dara Kunci di rampas oleh PT. Sadhana Arif Nusa lewat Surat keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Nomor : SK.256/Menhut-11/2011, tentang IUPHHK-HTI PT. Sadhana Arifnusa (SAN).

“Segera setelah laporan itu, Posko akan memperjuangkan hak kaum tani yang dirampas secara ilegal oleh SK Menteri Kehutanan tersebut. Ini perjuangan pemenangan Pancasila secara kongkrit,” tegasnya.

Sebelumnya, Partai Rakyat Demokratik (PRD) Nusa Tenggara Barat mendeklarasikan dengan diskusi publik bertema “Bangun Persatuan Nasional, Wujudkan Kesejahteraan Sosial, Menangkan Pancasila”. Acara ini di hadiri pula oleh Wakil Sekjen KPP PRD bapak Rudi Hartono dan Ketua Ikatan Alumni  Universitas Mataram (Unram) Sirra Prayuna.

Acara ini awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan perjuangan serta Orasi Politik yang di sampaikan oleh Ketua Posko Provinsi Menangkan Pancasila Nusa Tenggara Barat Bapak Irfan S. Sos dalam orasinya menyampaikan beberapa persoalan bangsa dan tentang Kenapa pancasila harus di Menangkan.

“Bangsa kita saat ini di kuasai oleh neoliberalisme yang mengancam keutuhan NKRI di mana Konflik Agraria semakin meningkat dan kesenjangan sosial masih ada di negeri ini,” katanya. 

Ia menjelaskan, di NTB misalkan sengketa lahan di Kecamatan Senanggali, Kabupaten Lombok Timur dengan PT. Sadana Arif Nusa yang tidak mampu diselesaikan Pemerintah Provinsi NTB

“Pancasila itu harus nyata. Posko ini bertugas memastikan kemenangan Pancasila dengan kemenangan rakyat atas persoalan sehari-harinya,” jelasnya.

Orasi Politik juga di sampaikan oleh Ketua PRD NTB, Lahmudin yang sekaligus meresmikan Posko Provinsi Menangkan Pancasila Nusa Tenggara Barat.

Secara gamblang Lahmudin menjelaskan tentang pancasila.  Menurut dia Pancasila di menangkan untuk mengembalikan nilai luhur yang ada sejak ribuan tahun  di masyarakat Nusantara ini.

“Meminjam istilah bung karno bahwa pancasila adalah lima butir mutiara yang Indah. Sehingga pancasila harus menjadi Megastatis sekaligus lestar yang dinamis,” katanya.

Kemudian katanya Pancasila harus menjadi satu pondasi dasar dari keragaman, perbedaan suku,  ras,  agama yang ada di bangsa Indonesia  sehingga harus kokoh dan kuat menjadi lestar. Pancasila harus bisa menjawab persoalan-persoalan rakyat seperti yang di cita-citakan.

“Sebagai lestar yang dinamis pancasila harus sesuai dengan perkembangan jaman. Pancasila harus bisa menjawab tantangan jaman di tengah-tengah kekuasaan, kapitalisme, imperialisme serta Liberalisme ugal-ugalan hingga pancasila tidak menjadi slogan kekuasan semata,” tegasnya.

Oleh karena negara dalam kondisi kekuasaan liberalisme ugal-ugalan, maka petani kehilangan tanah serta tempat tinggalnya dan biaya pendidikan sangat mahal.

“Maka kita harus menjadikan Pancasila untuk melawan segala penindasan itu. Juga Pancasila tidak harus bertentangan dengan paham lain, tapi justru setiap paham harus menjadi sejalan dan mendukung apa yang menjadi cita-cita pancasila,” tandasnya.

Lahmudin menjelaskan bahwa PRD Nusa Tenggara Barat akan membangun Posko Menangkan Pancasila bukan hanya sebatas di provinsi tapi akan di susul di tiap-tiap kota, kabupaten serta struktur PRD terkecil dan ormasnya di desa dan kelurahan di Pronvisi Nusa Tenggara Barat. (Gerry)

 

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru