JAKARTA – Polisi wanita atau biasa disebut polwan saat ini merupakan profesi yang paling banyak dibicarakan semua kalangan. Namun siapa sangka ternyata banyak sekali di antara mereka yang kisah hidupnya layak dijadikan inspirasi.
Adalah Nining, Polwan berpangkat Inspektur Satu (Iptu) yang kini bertugas di Samsat Jakarta Timur ini pernah merasakan pahitnya kehidupan. Lahir di dalam keluarga yang sangat miskin di Pati, Jawa Tengah, tak membuatnya patah arang atau menyerah pada keadaan.
Kepada Bergelora.com dilaporkan saking susahnya, si Nining kecil bersama keluarganya pernah mengisi perut kosong dengan makan Ampo, yaitu tanah yang telah dihaluskan dan diolah.
“Pernah makan tanah lho saya mas, beras saat itu kebutuhan yang sangat mahal dan saat itu keluarga kami tak mampu membelinya,” ujar Iptu Nining di Jakarta, Jum’at (2/3).
Cita-cita sejak kecil menjadi Polwan rupanya terus merasuki wanita supel penyuka musik bergenre slow-rock tersebut.
“Saya pengen menjadi Polwan itu karena cita-cita dari kecil. Rasanya bangga jadi anggota Polri,” ucapnya.
Menurut ibu beranak tiga tersebut, menjadi anggota Polri itu sangat mulia ketika dapat membantu dan melayani masyarakat.
Meski memiliki kesibukan yang sangat padat namun, Iptu Nining selalu menyempatkan waktu untuk keluarga.
“Meski sibuk, waktu untuk keluarga harus tetap ada. Holiday bareng saat menghadiri acara wedding (pernikahan) keluarga,” jelasnya. (Agung)

