JAKARTA- Ribka Tjiptaning sangat mengkuatirkan perkembangan politik saat ini yang sangat didominasi oleh ujaran kebencian, hoax dan isu SARA. Pernyataan anggota Komisi IX DPR RI ini disampaikannya kepada wartawan melalui pers rilis dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, yang jatuh pada Hari Rabu ini (10/10).
“Situasi seperti ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan jiwa masyarakat Indonesia. Kebencian telah merasuki sebagian masyarakat kita. Kebencian yang sudah terbangun selama ini telah membuat banyak orang kehilangan kemampuan daya kritis dan empatinya,” jelasnya.
Kepada Bergelora.com dilaporkan, politisi senior PDI Perjuangan ini tak habis pikir ada pendapat di sebagian kalangan kalau bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini dikaitkan dengan politik.
“Harusnya kita berempati terhadap gempa di Lombok. Sebagian masyarakat malah beranggapan bencana alam sebagai azab dari yang kuasa karena Gubernurnya saat itu mendukung salah satu pasangan Capres-Cawapres,” keluhnya.
Selain isu politik akhir ini, Ribka Tjiptaning yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan mengajak seluruh stakeholder memperhatikan promosi kesehatan mental.
“Kita harus menciptakan kondisi hidup dan lingkungan yang mendukung kesehatan mental dan memungkinkan orang mengabdosi dan mempertahankan gaya hidup sehat. Sebagai tindakan untuk meningkatkan peluang lebih banyak orang mengalami kesehatan mental lebih baik,” ajaknya.
Lebih jauh lagi, anggota parlemen yang juga dokter ini menyatakan lingkungan yang menghomati dan melindungi hak sipil, hak sosial ekonomi dan budaya dasar politik merupakan hal mendasar untuk promosi kesehatan mental.
“Tanpa keamanan dan kebebasan yang diberikan oleh hak-hak ini, sangat sulit untuk mempertahankan tingkat tinggi kesehatan mental,” pungkasnya. (Web Warouw)

