Kamis, 30 April 2026

KEREEEN…! Pasien Corona Yang Sembuh di China Donasikan Plasma Darahnya

Seorang pasien COVID-19 sembuh (C) dipulangkan dari rumah sakit di Xi’an, barat laut Provinsi Shaanxi Cina, 15 Februari 2020. Pasien adalah pasien sembuh pertama yang pernah dalam kondisi kritis di Provinsi Shaanxi. (Ist)

JAKARTA – Para ahli Cina telah meminta pasien yang sembuh dari virus (COVID-19) agar menyumbangkan plasma di rumah sakit karena antibodi penetralisasi telah diidentifikasi dalam plasma beberapa pasien.

 
“Hasil awal telah menunjukkan efektifitas terapi turunan plasma dalam menyembuhkan pasien yang terinfeksi dalam kondisi parah dan kritis,” kata Zhang Dingyu pada konferensi beberapa waktu lalu, sebagai kepala Rumah Sakit Jinyintan Wuhan, rumah sakit besar yang ditugaskan merawat kasus yang pasien Corona di Wuhan, pusat epidemi COVID-19.
 
Zhang mengatakan bahwa berdasarkan proses klinis-patologis, sebagian besar pasien yang sembuh akan menghasilkan antibodi spesifik terhadap virus dalam tubuh mereka, yang dapat membantu membunuh virus.
 
“Empat pasien yang sakit kritis di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan telah menerima pengobatan plasma sembuh dan semua pasien telah menunjukkan gejala klinis yang membaik sekitar 12 hingga 24 jam setelah mereka menerima perawatan,” Zhang menambahkan.
 
Setelah permohonan sumbangan plasma Zhang secara nasional, Shanghai pada hari Sabtu mendesak pasien Coronayang sudah pulih untuk menyumbangkan plasma, dan rumah sakit yang ditunjuk mulai mengadopsi terapi plasma konvensional untuk merawat pasien yang sakit kritis.
 
“Rumah sakit yang ditunjuk di Shanghai meminta pasien yang pulih dan telah dikeluarkan dari rumah sakit untuk menyumbangkan plasma untuk perawatan pasien lain yang terinfeksi dalam beberapa minggu mendatang,” kata Lu Hongzhou, anggota kelompok ahli medis kota pada pengobatan COVID-19.
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan data resmi menunjukkan 124 pasien di Shanghai telah pulih dari COVID-19 dan dipulangkan dari rumah sakit pada Sabtu sore, di antaranya 14 telah menunjukkan kesediaan untuk menyumbangkan plasma mereka untuk membantu penelitian dan perawatan coronavirus.
 
Beberapa pasien pulih menganggap sumbangan sebagai cara untuk membayar kembali kepada masyarakat setelah mereka menerima perawatan yang tepat waktu dan efektif.
 
“Sebelum keluar dari rumah sakit, saya mengetahui dari para perawat bahwa saya dapat menyumbangkan plasma, yang menurut saya sangat membantu,” kata seorang pasien yang pulih dengan nama keluarga Liu yang bersedia menjadi donor.
 
“Kami dibantu oleh orang lain dan kami ingin membantu pasien lain juga,” kata Liu. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles