JAKARTA- Melalui virtual meeting, Ketua Umum Pita Putih Indonesia telah mengesahkan kepengurusannya untuk masa bhakti 2020-2025 yang menjadi hak prerogratif Ketua Umum terpilih hasil Munas IV untuk menyusun kepengurusan Pita Putih Indonesia 2020-2025.
Munas IV telah dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2020 lalu dengan agenda pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta pengesahan kebijakan Umum dan Program Pita Putih Indonesia. Dalam Munas tersebut, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, MPd telah terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum untuk masa bhakti 2020-2025.
Sesuai dengan Anggaran Dasar hasil Munas, disebutkan bahwa para ketua akan membawahi bidang-bidang yang telah disepakati sebagai berikut yaitu, Ketua I membidangi Bidang Advokasi dan KIE, Ketua II membidangi Bidang Organisasi dan Kemitraan, Ketua III membidangi Bidang Penelitian dan Pengembangan & Bidang Peningkatan Kapasitas, Ketua IV membidangi Bidang RAPPI.
Dalam kepengurusan masa bakti 2020-2025 ada beberapa bidang yang ditambahkan yaitu bidang Legal dan bidang Humas & Publikasi yang merupakan langsung dibawah Ketua Umum, juga bidang penelitian dan pengembangan dibawah pimpinan Ketua III. Serta Pelaksana Harian yang bergaris koordinasi dengan Sekretaris Jendral dan Bendahara Umum.

Dalam sambutannya Ketua Umum menyampaikan bahwa dalam menyusun Program Kerja PPI tentunya juga mengacu pada hasil Munas dan merupakan hasil perencanaan agar organisasi dapat menjalankan visi dan misi PPI yang ada. Program terbagi menjadi dua yaitu program internal dan eksternal:
Program internal berpusat kepada kelembagaan PPI yang termasuk menertibkan administrasi, registrasi organisasi serta peningkatan kapasitas sekretariat sebagai salah satu penilaian kinerja. Membuat database organisasi, baik pusat maupun daerah. Meningkatkan kapasitas pengurus PPI di pusat dan daerah. Memperluas kemitraan yang saat ini sudah tercatat sekitar 40 organisasi agar program dapat dilaksanakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sesuai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), peran dunia usaha / CSR (Corporate Social Responsibility), organisasi berbasis agama, dan lain-lain. Upaya dalam bidang keuangan juga dilakukan agar mendapat dukungan dari berbagai pihak tanpa mengikat.
Dalam rangka memperluas jejaring di kabupaten/kota, dapat berfokus kepada memperluas jejaring dengan Pemerintah Daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, donor, dan lain-lain. Struktur Organisasi sudah sesuai dengan AD/ART dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan daerah dengan Peraturan Organisasi. Sedangkan untuk Program Ekternal Organisasi yang PPI miliki merupakan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE), Formative Research, Advokasi kepada pemerintah dan legislatif berbasis bukti Kemitraan, Kerjasama MEDIA dan DUTA Pita Putih Indonesia/CHAMPIONS RAPPI (Remaja Pita Putih Indonesia).
“Dalam struktur organisasi, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga 2020-2025, ditetapkan adanya Ketua Pelaksana Harian yang tentunya dalam melaksanakan tugasnya senantiasa berkoordinasi dengan Ketua Umum dan pagi tadi telah ditetapkan dr. Heru Kasidi MSc untuk mengisi posisi tersebut,” Giwo Rubianto Wiyogo.
Ia menjelaska, diharapkan dalan minggu ini Ketua Pelaksana Harian sudah berkoordinasi dengan para Ketua dan para ketua segera berembuk dengan pengurus bidangnya yang dibawahi untuk membuat program kerja 2021 dalam waktu 2 minggu kedepan.
Salah satu yang disampaikan oleh dr. Heru Kasisi, MSc pada sambutannya yang harus dicamkan oleh pengurus Pita Putih Indonesia, bahwa bekerja harus dengan ikhlas tanpa imbalan namun kepuasan yang didapat.
“Merupakan sebuah angin segar bagi kepengurusan Pita Putih Indonesia masa bhakti 2020-2025 bahwa yang tergabung di pengurusan ini adalah para profesional yang tangguh, hebat dan berdedikasi tanpa pamrih untuk bergerak dengan visi dan misi Pita Putih Indonesia dalam meningkatan Kesehatan Ibu dan Anak serta penurunan Angka Kematian Ibu,” jelas Heru Kasisi.
Ia mengatakan, komitmen dari pengurus diharapkan dapat mengemban tugas, program kerja hasil Munas, perencanaan dalam menjalankan visi & misi: progam internal & program eksternal, memperluas jaringan Pemerintah daerah, memberikan informasi & edukasi, bekerjasama dengan media.
Oleh karena itu Ketua umum meminta agar mengisi form kehadiran dan kesediaan menjadi pengurus Pita Putih Indonesia masa bhakti 2020-2025 dan segera structure organisasi serta pernyataan kesediaan pengurus segera dikirim ke GWRA sebagai salah satu persyaratan affiliasi dengan GWRA tahun 2021.
Kepada Bergelora.com dilaporkan, GWRA dengan pendanaan dari Global Bayer pada awal tahun ini telah menyetujui kegiatan yang diusulkan oleh tim Pita Putih Indonesia tentang “Promoting Maternal Health: Antenatal Care dan Nutrion”. Dimana agreement sudah ditandatangani Ketua Umum untuk kegiatan 15 Januari 2021- 30 Mei 2021 serta menunjuk dr. Heru Kasidi MSc sebagai ketua pelaksana agar segera menyusun tim pelaksana untuk dibuat Surat Keputusannya.
Setelah acara pengesahan pengurus dan penyampaian hasil Munas IV dilanjutkan dengan acara perkenalan masing-masing pengurus.
“Selamat Bekerja dan senantiasa Allah melindungi setiap gerak dan Langkah Pita Putih Indonesia dalam meningkatan Kesehatan Ibu dan Anak serta penurunan Angka Kematian Ibu,” tegas Giwo Rubianto Wiyogo. (Web Warouw)

