Minggu, 1 Februari 2026

MANTEP NIH…! Mantan Kader: Prananda Cocok Pimpin PDIP Masa Depan!

JAKARTA – Gonjang ganjing dalam tubuh PDIP semakin kencang setelah Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah tidak diundang dalam kunjungan Puan Maharani, sebagai Ketua PDI Perjuangan ke Jawa Tengah beberapa hari lalu. Diduga hal ini berhubungan dengan pencalonan presiden RI 2024 nanti.

Eko Sigit Rukminto Kurniawan, mantan kader tinggi PDI Perjuangan mengatakan selain soal perebutan posisi calon presiden RI, hal ini juga erat berhubungan dengan perebutan kursi ketua umum partai berlambang banteng, pasca kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

“Yang sudah pasti calon kuat pengganti Megawati, selain Puan Maharani, ada rising star Prananda Prabowo. Ini yang ditakuti petinggi PDIP saat ini. Prananda cucu Bung Karno ini memang cocok pimpin PDIP pasca Megawati Soekarnoputri,” ujarnya kepada pers di Jakarta, Selasa (26/5)

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Eko Sigit Rukminto Kurniawan mengatakan bahwa serangan terhadap Ganjar Pranowo hanya imbas dari ketakutan beberapa petinggi partai terhadap menguatnya faksi Prananda Prabowo dalam partai.

“Mereka yang sedang mengawal Puan Maharani merasa terganggu dengam dukungan masyarakat pada Ganjar Pranowo untuk menjadi calon partai menjadi Presiden 2024 nanti,” ujarnya.

Namun menurut pria yang dikenal dengan panggilan ‘Kojeng ini mengatakan faksi Puan Maharani ini tidak menghitung konsolidasi partai yang terganggu akibat perlakuan tidak fair pada Ganjar Pranowo.

“Mereka lupa dulu saat Megawati menzolimi SBY, justru dukungan semakin besar pada SBY. Sekarang dukungan kader partai di akar rumput diseluruh Indonesia semakin cerdas dam kritis.

“Kader dan rakyat pasti bisa membaca peta internal PDIP. Dukungan pasti semakin kuat pada Ganjar untuk maju jadi Calon Presiden dan Prananda sebagai pengganti Megawati,” ujarnya.

Kojeng yang saat ini aktif di DPP Partai Nasdem menjelaskan bahwa dinamika dalam PDIP saat ini positif untuk menyehatkan partai yang sudah sarat dengan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan bangsa, negara dan rakyat.

“Prananda adalah orang yang tepat untuk mereformasi PDIP menjadi partai modern dan lebih demokratis. (Web Warouw)

 

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru