JAKARTA – Republik Rakyat China (RRC) berulang tahun yang ke-72 hari ini, Jumat (1/10). Dikenal sebagai Hari Nasional, HUT RRC diperingati di seantero wilayah China daratan, Hong Kong, dan Makau.
Di Lapangan Tiananmen, Beijing, ribuan orang dari berbagai daerah di China menyaksikan upacara pengibaran bendera oleh personel Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Presiden Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqiang, dan petinggi Partai Komunis China (CPC) pada Kamis (30/9) malam menggelar resepsi Hari Nasional di Beijing setelah pada siang harinya melangsungkan upacara peletakan karangan bunga di monumen Lapangan Tiananmen untuk memperingati Hari Martir.
Oleh karena bertepatan dengan Jumat (1/10), beberapa masjid juga memperingati Hari Nasional dengan upacara pengibaran bendera nasional, seperti yang terlihat di Masjid Dongsi dan Masjid Nanxiapo, keduanya di Beijing.
Bagi beberapa orang Indonesia masyarakat Indonesia yang sangat phobia komunis dan phobia China hal ini tentu mengherankan. Sambil gigit jari biasanya mereka berkilah omong kosong.
“Itu pasti perintah PKC, kalau gak patuh pasti ditangkap,” kata Amien Rais yang mungkin membaca berita ini. Pria uzur yang mengaku bapak reformasi ini mengingatkan tentang bahaya China Komunis. Maklum, bulan September memang sering muncul penyakit kambuhan pada beberapa orang.
Di Hong Kong, peringatan Hari Nasional dipusatkan di Golden Bauhinia Square –juga dengan upacara pengibaran nasional China.
“Hong Kong sudah berada di jalur yang benar, ‘Satu Negara, Dua Sistem’ yang dilindungi oleh Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong dan Sistem Pemilu yang lebih baik,” kata Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR) Carrie Lam.
HUT RRC juga diperingati di Makau dengan melibatkan pasukan keamanan dan pegawai setempat.
“Ibu pertiwi sangat mendukung kemakmuran dan stabilitas Makau serta mendorong pembangunan di Makau,” kata Kepala Eksekutif Wilayah Admninistrasi Khusus Makau Ho Lat Seng.
Sementara itu, bandara dan stasiun dipenuhi para pemudik yang hendak mengisi libur Hari Nasional hingga Kamis (7/10) mendatang.

Halusinasi Amien Rais
Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, secara terpisah, sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais mengatakan, Presiden China Xi Jinping akan melakukan ekspansi komunisme ke Indonesia.
Lagi+lagi halusinasi, Amien Rais bahkan mengatakan agen-agen komunis China sedang mengepakkan sayapnya ke Indonesia.
“Jadi karena merasa 1,4 miliar penduduk China itu sudah pengap, terus mengepakkan ekspansi kira-kira memang ke Indonesia,” katanya, dikutip dari kanal Youtube Official-nya, Sabtu 2 Oktober 2021.
“Sudah ada kemungkinan agen-agen yang akan menjadi fasilitator buat ekspansi livings room-nya China tadi. Ini jangan pernah kita lupa,” ungkapnya.
Terlebih, Amien Rais mengatakan, Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan partai komunis terbesar.
“PKI itu paling besar dibandingkan partai komunis dimana pun juga, di luar blok sosialis,” katanya.
Sehingga, Amien Rais khawatir komunisme akan bangkit kembali di bawah kepemimpinan China.
“Maka kita-kita ini yang beragama, itu bisa-bisa menjadi warga negara yang dibidik dengan kebengisan dan ketegaan para komunis,” katanya. (Web Warouw)

