JAKARTA- Wawancara Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama di televisi Al-Jazeera TV baru-baru ini telah membuka mata masyarakat DKI Jakarta maupun Indonesia pada umumnya, bahwa pada saat ini Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila sedang diancam oleh bahaya intoleransi yang bertujuan menggantikan Pancasila. Sehingga seorang Ahok mengajak seluruh rakyat untuk mempertahan Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini disampaikan oleh Ketua Relawan Kalibata City For Ahok, Alex Tan kepada Bergelora.com di Jakarta, Minggu (29/1).
Menurut Alex Tan, saat ini bukan lagi persoalan soal pro atau anti Ahok tapi kewajiban mempertahankan warisan fundamental yang telah diletakkan oleh para founding father’s yang telah memproklamasikan Republik Indonesia menjadi negara yang bersatu dengan dasar Pancasila.
“Ahok saja mau dan rela memperjuangkan Republik Proklamasi. Sampai mau masuk penjara dan mengorbankan nyawa, masak kita diam. Ahok bisa, kita juga pasti bisa!” tegasnya.
Sebenarnya menurut Alex Tan, sistem administrasi pemerintahan yang dibangun oleh Ahok adalah sebuah sistim yang terbuka dan transparan sehingga tercipta sebuah pemerintahan yang benar-benar untuk kepentingan rakyat dan bebas dari korupsi.
“Tentu para koruptor yang sudah puluhan tahun mengambil keuntungan dari uang rakyat sangat terganggu kepentingannya. Oleh karena itu sistim ini harus dibatalkan. Caranya adalah dengan menghadang Ahok dengan isu SARA dengan pemaksaan kehendak,” jelasnya.
Tanpa disadari masyarakat yang terpengaruh menurut Alex, sentimen SARA sudah ditunggangi dan mengarah untuk menggoyang sendi-sendi utama bernegara, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD’ 45.
“Jadi siapapun yang ingin menggantikan Pancasila dengan dasar yang lain apalagi dengan cara memaksakan kehendak dan kekerasan tidak bisa ditoleransi. Karena ini soal kelangsungan berbangsa dan bernegara sesuai yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa,” tegasnya.
Pada Al-Jazeera TV yang bisa dilihat lengkapnya di https://www.youtube.com/watch?v=O5OCEV99vbk&feature=youtu.be, Ahok menegaskan bahwa para koruptorlah yang akan berpesta pora kalau berhasil menggagalkan perjuangan dirinya. Untuk itu Ahok akan berjuang dengan keyakinannya bahwa rakyat pasti anti korupsi dan mencintai kebhinnekaan, sehingga akan berjuang bersama dirinya.
“Ahok melanjutkan perjuangan Presiden Jokowi di Jakarta. Perjuangan Ahok ini yang menjadi pendorong semangat bahwa kalau Ahok bisa, maka kita masyarakat pasti bisa melawan koruptor dan menegakkan Pancasila dan Kebhinnekaan,” jelasnya. (Telly Nathalia)

