Kamis, 30 April 2026

MUSTI DIKAWAL NIH..! Budiman: Presiden Sangat Mendengar Aspirasi Pengunjuk Rasa dan Mereformasi Polri

JAKARTA- Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan hadir memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025)

Terkait dengan situasi Indonesia terkini pasca demonstrasi besar, menurut Budiman langkah Presiden sudah tepat.

“Presiden sangat mendengar apa yang menjadi aspirasi pengunjuk rasa seperti yang dikatakan pidato beliau,” ungkapnya

Budiman Sudjatmiko juga memastikan, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menindak tegas aparat yang terlibat dalam insiden yang menyebabkan wafatnya Affan Kurniawan saat aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa hari lalu.

“Beliau akan menindak tegas dan memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas oknum-oknum aparat yang sudah menyebabkan wafatnya almarhum Affan Kurniawan,” kata Budiman,

Lebih lanjut, Budiman menyatakan demokrasi yang sedang berlangsung harus disikapi dengan bijak, baik oleh pejabat maupun rakyat Indonesia.

“Semua menteri-menteri seluruh pejabat Anggota DPR harus mencintai rakyat, bukan berarti memecah belah dan Bapak Presiden mengatakan bahwa dalam persatuan dapat mencapai tujuan-tujuan yang diminta pengunjuk rasa,” terang Budiman.

Evaluasi Polri 

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Budiman yang menjabat sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) itu hari ini diundang Presiden bersama sejumlah ketua umum partai politik serta menteri kabinet ke Istana di tengah situasi dan kondisi di Tanah Air.

Budiman menuturkan, Prabowo juga menekankan pentingnya reformasi Polri, yang kini tengah dibahas melalui RUU Polri di DPR.

Menurut dia, kebijakan ini sejalan dengan aspirasi masyarakat terkait akuntabilitas aparat penegak hukum.

“Tentu saja kebijakan-kebijakannya sedang ada di pembahasan RUU Polri. Pak Prabowo mengatakan lawan korupsi sudah jelas, dan itu betul-betul ditangkap beliau, ada dalam jiwa beliau, ada dalam jiwa kabinet beliau,” ucap Budiman.

Menebus Dosa Sosial

Mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini menuturkan, keresahan yang disuarakan para pengunjuk rasa memiliki benang merah dengan visi besar Presiden Prabowo, yakni memberantas kemiskinan dan ketimpangan sosial.

“Pak Prabowo ini menjadi presiden ingin menebus dosa sosial kita selama ini yang mengakibatkan kemiskinan, ketimpangan sosial yang sudah lama membelenggu bangsa kita,” kata dia.

Budiman menegaskan, Presiden Prabowo merupakan sosok yang dialogis. Ia menyinggung kunjungan Prabowo ke rumah almarhum Affan Kurniawan sebagai bentuk empati sekaligus kepedulian terhadap rakyat.

“Pak Presiden sudah berdialog dengan seluruh komponen, Pak Presiden sudah mengunjungi rumah almarhum. Beliau tahu betul kondisi rumah almarhum Affan sebagai cerminan rakyat,” kata Budiman. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles